Pakta Integritas Hilangkan Stigma Buruk KPM di Kota Banjar

115
0
Istimewa. PAKTA INTEGRITAS. Ketua KPM PKH Kecamatan Pataruman Kota Banjar saat melakukan penandatanganan pakta integritas di aula kantor Kelurahan Pataruman Selasa (1/12).
Istimewa. PAKTA INTEGRITAS. Ketua KPM PKH Kecamatan Pataruman Kota Banjar saat melakukan penandatanganan pakta integritas di aula kantor Kelurahan Pataruman Selasa (1/12).

BANJAR – Meminimalisir hal-hal negatif terkait wewenang terhadap anggota kelompok keluarga penerima manfaat (KPM), pelaksana Program Keluarga Harapan (PKH) atau ketua KPM PKH se-Kota Banjar menandatangani pakta integritas.

Koordinator Kota (Korkot) PKH Banjar Rahmat Dianto mengatakan penandatanganan pada Selasa (1/12) itu untuk menghilangkan stigma negatif di masyarakat dugaan adanya potongan bantuan yang diterima.

“Ya ini untuk meminimalisir hal-hal negatif. Salah satunya penyalahgunaan wewenang terhadap anggota kelompok KPM PKH di Kota Banjar. Padahal selama ini tidak ada hal seperti itu (pemotongan, Red),” ujar dia kepada wartawan, Rabu (2/12).

Baca juga : Dinas Pertanian Kota Banjar Dinilai Lambat Serap Anggaran DID

Pakta integritas tersebut, kata dia, diucapkan oleh semua ketua kelompok KPM PKH se-Kota Banjar. Mereka tidak akan melakukan pemotongan atau pungutan dana bantuan sosial PKH kepada anggota KPM PKH, tidak akan melakukan pengumpulan KKS/kartu ATM anggota KPM PKH dan tidak akan menerima dalam bentuk apapun yang sifatnya berkaitan dengan dana bantuan sosial PKH sebagai bentuk imbal jasa.

“Apabila ada salah satu anggota kami yang relatif sudah mampu, kami akan melaporkan kepada pendamping tersebut agar dapat diberikan motivasi dan tindak lanjut menuju graduasi mandiri sejahtera,” kata dia menjelaskan.

Jika melanggar pakta integritas tersebut, maka bisa kena sanksi. Karena tugas mereka sudah mendampingi penerima dan tidak diperkenankan menerima dalam bentuk apapun.

Dengan begitu, terang dia, bantuan PKH dapat dimanfaatkan sesuai dengan jumlahnya dan sesuai tujuan PKH meningkatkan taraf hidup keluarga KPM dan menciptakan perubahan perilaku.

“Selain itu mengurangi beban pengeluaran di bidang kesehatan, pendidikan serta kebutuhan dasar dan mengurangi kesenjangan dan kemiskinan. Selalu berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Korkot PKH dan instansi terkait,” kata dia menandaskan.

Dia berharap semoga semua pendamping, ketua kelompok KPM PKH yang ada di Kota Banjar bisa menjalankan tugasnya dengan baik dan tanpa pamrih dan membantu para penerima memanfaatkan bantuan agar bisa mandiri. (nto)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.