Pamerkan Hasil Karya Siswa

355
0
KOMPAK. Kepala PAUD Islam Terpadu Ihya’ As Sunnah Kota Tasikmalaya Yulyawati MPd (kiri) dengan pengawas dari Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya saat pameran dan bazar Kamis (3/5).

TASIK – Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Islam Terpadu Ihya’ As Sunnah kembali menggelar pameran dan bazar Kamis pagi (3/5). Pada pameran dan bazar itu berbagai hasil karya siswa dihadirkan.

Ketua pelaksana pameran dan bazar Nenden Nurjanah mengatakan kegiatan akhir tahun pelajaran itu memasuki yang ke lima kalinya digelar. Tahun ini, pihak sekolah juga melibatkan para orang tua siswa. Mereka menjajakan aneka makanan, pakaian dan yang lainnya.

“Ada 12 stand bazar dari orang tua murid. Kami dari guru-guru berharap ini bisa jadi ajang agar tetap solid serta terus membangun kerja sama dengan orang tua,” kata Nenden disela acara Kamis (3/5).

Kepala PAUD Islam Terpadu Ihya’ As Sunnah Kota Tasikmalaya Yulyawati MPd memaparkan setiap tahun selalu mengusung tema berbeda. Tahun ini mengangkat tema tentang Rasulullah Teladan.

Tujuannya, agar para anak didiknya mempunyai karakter kuat seperti Rasulullah. “Kita juga ingin Nabi kita itu jadi idola anak-anak. Membiasakan sejak dini bahwa Islam ada dekat dalam kehidupan mereka,” tutur dia.

Sementara itu, terang dia, yang dipamerkan dalam pameran merupakan hasil belajar karya anak-anak di sekolah selama satu tahun ke belakang. Menjadi visualisasi kepada orang tua, gambaran singkat apa saja yang dilakukan di sekolah.

“Dan ini bagian dari sejarah perjalanan mereka terdokumentasikan. Untuk hasil sewa stand bazar sendiri sepenuhnya akan disalurkan untuk kegiatan bakti sosial,” kata dia.

Penilik PAUD Dinas Pendidikan Kota Tasikmaya Dana Suprayogi SPd mengapresiasi kegiatan itu. Pasalnya dari tahun ke tahun sekolah melakukan banyak perubahan yang positif, terutama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Ia mengajak sekolah lain melakukan hal serupa seraya meningkatkan mutu pendidikan.

“Diharapkan tahun yang akan datang kegiatan ini akan terus lebih baik lagi. Saya rasa ini juga bisa dijadikan percontohan, mudah-mudahan bisa dijadikan studi banding sekolah-sekolah lain,” terang Ketua Ikatan Penilik Indonesia (IPI) Kota Tasik­malaya. (mg2)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.