Pameungpeuk Garut Paling Parah Diterjang Banjir Bandang

538
0
PANTAU. Kepala BNPB Doni Monardo bersama Bupati Garut mengecek Sungai Cipaleubuh yang mengalami banjir bandang, kemarin. Yana Taryana / Rakyat Garut

PAMEUNGPEUK – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal TNI Doni Monardo mengecek wilayah selatan Garut, Kamis (15/10). Dalam kunjungannya, Doni bersama Bupati Garut H Rudy Gunawan mengecek kondisi masyarakat dan wilayah yang terkena dampak banjir bandang di Kecamatan Pameungpeuk.

Selain itu, rombongan dari BNPB juga menyalurkan bantuan dan mengecek korban bencana longsor di Kecamatan Cisompet.

Baca juga : Warga Bantarlebak Garut Tewas Dihajar Pemilik Kandang Ayam

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Dr Raditya Jati menerangkan bencana banjir bandang di wilayah Kabupaten Garut melanda tiga kecamatan, yakni Kecamatan Pameungpeuk, Cikalet dan Cibalong.

“Kalau yang paling parah itu di Kecamatan Pameungpeuk,” ujarnya dalam rilis yang diterima Rakyat Garut, kemarin.

Menurut dia, dari tiga kecamatan yang terkena bencana banjir bandang ini 238 KK, sedangkan total populasi terdampak sekitar 2.779 KK atau 9.177 jiwa. Hasil penilaian sementara untuk kerugian materiil berupa rumah rusak berat (RB) 136 unit, rumah rusak sedang (RS) 197, rumah rusak ringan (RR) 613 dan 2.180 rumah terendam.

Loading...

Kerugian juga menimpa fasilitas publik yakni tempat ibadah RR 25 unit, fasilitas Kesehatan RR 10, fasilitas Pendidikan 12 (masih dikaji tingkat kerusakannya), jembatan RB 18. Di samping itu, kerusakan juga teridentifikasi pada ruas jalan di 12 titik dan TPT 9 titik.

Dia mengimbau memasuki musim penghujan dan potensi cuaca ekstrem yang dipicu fenomena La Nina, masyarakat harus waspada dan siap siaga terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor dan angin kencang.

Baca juga : Puluhan Perahu di Pantai Santolo Garut Hilang & Rusak Disapu Banjir

BNPB dan BPBD mendorong kesiapsiagaan di tingkat keluarga untuk mengenali dan mengidentifikasi bahaya di sekitar sehingga risiko dapat dikurangi.

Kabupaten Garut termasuk wilayah dengan kategori kelas sedang hingga tinggi untuk bahaya banjir. Sekitar 30 kecamatan teridentifikasi pada kategori tersebut dengan jumlah potensi populasi terpapar mencapai 209.139 jiwa. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.