Pamoyanan Salawu Tasik Jadi Kampung Demokrasi Pendidikan Politik

249
0
KPU Kabupaten Tasikmalaya meresmikan Kampung Demokrasi di Kampung Pamoyanan Desa Karangmukti Salawu, kemarin. foto; diki setiawan/ radartasikmalaya.com

SALAWU – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tasikmalaya menjadikan Kampung Pamoyanan Desa Karangmukti Kecamatan Salawu menjadi kampung demokrasi pendidikan politik, Sabtu (14/3).

Ketua KPU Kabupaten Tasikmalaya, Zamzam Zamaludin SP menjelaskan, peresmian kampung demokrasi di Kampung Pamoyanan sebagai upaya KPU mencerdaskan masyarakat atau pemilih lewat pendidikan politik dan demokrasi.

“Kita sulap satu kampung menjadi kampung demokrasi ditandai dengan dibuatnya pos kamling/ronda menjadi saung demokrasi yang di dalamnya banyak informasi tentang kepemiluan,” jelas Zamzam, kepada wartawan usai resmikan kampung demokrasi di Desa Karangmukti, Salawu Sabtu (14/3).

Menurut Zamzam, di kampung demokrasi juga nanti banyak dipasang baliho atau spanduk ajakan untuk berpartisipasi dalam pemilu, tulisan berdemokrasi, kepemiluan termasuk sejarah pemilu yang sudah dilaksanakan di Indonesia beserta nama-nama presidennya.

Keberadaan kampung demokrasi, ungkap dia, di Indonesia baru dibuat oleh KPU Kabupaten Tasikmalaya.

Untuk KPU lainnya lebih kepada acara seperti lewat ajang penanaman pohon dan kegiatan lainnya.

“Alhamdulillah KPU Kabupaten Tasikmalaya pada hari ini sudah meresmikan kampung demokrasi. Ini bagian pilot project bagi KPU di seluruh Indonesia, terutama dalam menyediakan tempat komunikasi dan informasi bagi masyarakat terkait kepemiluan,” kata Zamzam.

Zamzam menambahkan, di kampung demokrasi ini nanti akan menjadi tempat KPU memberikan pendidikan politik, termasuk pemahaman tentang demokrasi dan tahapan Pilkada yang akan dilaksanakan tahun ini.

“Kita berharap dengan adanya kampung demokrasi ini, masyarakat bisa menerima informasi dan pendidikan kaitan pendidikan politik termasuk tahapan pilkada, sehingga pemilih di Kabupaten Tasikmalaya menjadi pemilih yang berkualitas dan pemilih yang paham tentang esensi demokrasi itu sendiri,” papar dia.

Selain itu, tambah dia, keberadaan kampung demokrasi ini mampu meningkatkan partisipasi pemilih jelang pelaksanaan Pilkada Kabupaten Tasikmalaya pada 23 September 2020.

Kepala Desa Karangmukti Panji Permana SH menyambut baik dan sangat mendukung penuh diresmikannya Kampung Pamoyanan di Desa Karangmukti menjadi kampung demokrasi.

“Kita mendukung, pemahaman dan pengetahuan tentang demokrasi dan kepemiluan bagi masyarakat bisa bertambah dan bisa ditularkan kepada warga lainnya,” ujar Panji.

Apalagi, kata Panji, nanti ada petugas dari KPU memberikan langsung penjelasan tentang tahapan kepemiluan termasuk pilkada serentak di Kabupaten Tasikmalaya.

“Jumlah penduduk di Desa Karangmukti sendiri ada 4.612 jiwa, dengan 1.940 kepala keluarga (KK). Sementara untuk usia warga yang sudah mempunyai hak pilih ada 3.600-an. Kita harapkan antusias dan partisipasi di pilkada nanti bagus,” harap dia.

Salah seorang warga di Kampung Pamoyanan Desa Karangmukti Kecamatan Salawu Eni (45) mengaku sangat menerima dengan keberadaan kampung demokrasi di kampungnya.

“Apalagi dibuat saung demokrasi, nanti warga bisa mencari informasi dan pemahaman tentang kepemiluan, termasuk soal tahapan pilkada. Jadi kita melek tentang demokrasi,” tutur dia.

(diki seiawan)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.