Pangandaran Butuh Tambahan Mobil Damkar

145

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

PARIGI – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (PKPB) Kabupaten Pangandaran membutuhkan tambahan armada pemadam kebakaran (damkar). Saat ini, dinas tersebut baru memiliki dua unit damkar.

Kasi Penanganan Dinas PKPB Kabupaten Pangandaran Ahmad Sobali mengatakan dua unit damkar tidak ideal untuk menanggulangi kebakaran. Pasalnya wilayah Pangandaran sangat luas. Idealnya harus ada satu unit damkar setiap kecamatan. “Ya kalau tidak langsung pengadaan 10 unit, minimal kita ini punya empat unit lah. Bisa bertahap,” ujarnya kepada Radar, Senin (12/2).

Untuk harga satu unit mobil damkar, lanjut dia, cukup mahal. Yaitu sekitar Rp 1,4 miliar. “Kami sudah mengajukan ke pemkab untuk pengadaan tahun 2018. Tapi katanya tidak diterima,” beber dia.

Selama ini, terang dia, ada beberapa peristiwa kebakaran yang tidak tertangani atau telat dipadamkan. Faktornya jarak ke lokasi sangat jauh. “Contoh kebakaran di daerah Cukang Galeuh, jaraknya cukup jauh dari sini (kantor Damkar, Red),” terangnya.

Sementara, jelas dia, dua unit damkar itu memiliki fungsi masing-masing. Satu unit sebagai penyuplai air dan satu lagi untuk memadamkan api.

Untuk personel damkar saat ini mencapai 15 orang. Mereka selalu siap siaga selama 24 jam. “Kalau yang terjun ke lapangan itu 13 orang dan yang dua lagi admin di kantor,” terangnya.

Sebagai catatan sepanjang 2017, telah terjadi 12 kejadian kebakaran di Kabupaten Pangandaran. Empat di antaranya tidak tertangani. Rata-rata kebakaran tersebut diakibatkan oleh korsleting listrik, perambatan pembakaran sampah, kebakaran limbah kayu, kebocoran gas LPG dan lain-lain. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.