Pangandaran Jadi Contoh Penanganan Covid-19 di Jabar

717
0

PANGANDARAN – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Jawa Barat (Jabar) mengapresiasi penanganan pencegahan dan penanganan virus Corona 19 di Kabupaten Pangandaran.

Hal tersebut, melihat perkembangan dari pelaksanaan kegiatan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) berjalan dengan baik.

Jaring Pengaman Sosial (JPS) terdistribusi tepat sasaran, dan mengalokasikan bantuan untuk UMKM terdampak Covid-19.

Sekertaris Gugus Tugas Percepatan Pananggulangan Covid 19 Jabar, Daud Achmad mengatakan, pihaknya berkunjung bersama Kepala Dinas Sosial Jabar Dodo Suhendar dan dengan gugus tugas percepatan penanggulangan Covid-19 Jabar lainnya.

Tujuannya, kata dia, untuk mengetahui bagaimana keberhasilan Pangandaran dalam menekan penyebaran virus Corona.

Ternyata sebelum ada instruksi PSBB se- Jawa Barat, Pangandaran sudah menerapkan aturan semi PSBB dari awal.

” Saya kira Pangandaran dengan kebijakan dari Bupatiny bisa menjadi benchmarking (sebagai contoh, Red) untuk kabupaten-kabupaten lainnya di Jabar” tandasnya kepada Wartawan, Jumat (8/5).

Kunci keberhasilan dalam menghambat penyebaran virus corona itu, kata dia, dengan mengurangi orang masuk ke Pangandaran dari pemberhentian sementara seluruh layanan moda transportasi umum seperti AKAP dan AKDP.

Termasuk penutupan tempat pariwisata, menempatkan enam titik posko pemantauan pemudik, dan menyiapkan isolasi khusus dan mandiri bagi para pemudik.

“Jadi orang dari luar tidak banyak yang datang (ke Pangandaran, Red) dan pemudik ke Pangandaran juga harus melakukan isolasi khusus selama 14 hari,” ujarnya.

“Maka Pangandaran itu, sebelum pemberlakuan PSBB ternyata hal-hal berkaitan PSBB, sudah dilakukannya. Hal inilah yang menjadi kelebihan Pangandaran,” tambahnya.

Dari hasil monitoring tersebut, lanjut Daud, pihaknya akan melaporkan kepada Gubernur Jabar tentang target dan tujuan ketercapaian PSBB yang dilakukan Pangandaran.

Seperti pergerakan orang sudah berkurang, melaksanakan pemberian jaminan sosial kepada masyarakat yang terdampak langsung Covid-19 selain dari Pemerintah Pusat dan Pemeritah Provinsi Jabar.

” Saya harapkan, seperti ini yang harus dilakukan juga oleh kabupaten – kabupaten lain di Jabar,” ucapnya.

Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata menjelaskan, pihaknya selalu bekerja sesuai dengan tugas dan kewajiban.

Selanjutnya bekerja berdasarkan suatu pertimbangan yang rasional dan terukur.

Langkah ini harus tepat sasaran dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 di Kabupaten Pangandaran.

“Kalau dipandang baik terima kasih. Karena tidak berniat mencari prestise dan selanjutnya. Namun bagaimana melindungi masyarakat Kabupaten Pangandaran dari Covid 19,” tegasnya.

Programnya, sambung H Jeje, dari mencetak dan membagikan masker gratis terbukti ampuh.

Membuat tempat isolasi mandiri dan khusus agar menekan indeks penyebaran virus Covid-19, mengaktifkan posko perbatasan, melakukan gerakan DJCM, dan lainnya.

Selanjutnya memberikan subsidi kepada peternak ayam broiler mandiri untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan Jaring Pengaman Sosial yang memberdayakan warung kelontongan menyediakan sembako saat penyaluran voucher.

” Tujuannya adalah betul-betul agar tetap dapat menggerakan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

(fatkhur rizqi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.