Pangandaran Kekurangan 5.000 PNS, SKB Digelar September

131
0
PELANTIKAN. Ratusan CPNS saat dilantik menjadi PNS beberapa waktu lalu. Pemerintah Kabupaten Pangandaran akan segera melaksanakan SKB CPNS pada September mendatang.
PELANTIKAN. Ratusan CPNS saat dilantik menjadi PNS beberapa waktu lalu. Pemerintah Kabupaten Pangandaran akan segera melaksanakan SKB CPNS pada September mendatang.

PANGANDARAN – Pemerintah Kabupaten Pangandaran akan melaksanakan seleksi kemampuan bidang (SKB) calon pegawai negeri sipil (CPNS). Rencananya akan dilaksanakan September atau Oktober.

Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pangandaran Dani Hamdani baru menerima petunjuk teknis pelaksanaan SKB secara garis besar saja.

“Untuk pelaksanaanya digeser, yang tadinya mau bulan Agustus menjadi September atau Oktober. Lalu untuk tempat pelaksanaanya kemungkinan di Kota Tasikmalaya lagi,” ujarnya Senin (20/7).

Dani mengatakan peserta SKB diharuskan memakai protokol kesehatan, APD dan membawa pulpen sendiri. “Peserta juga akan dibagi ke beberapa sesi, yang biasanya 600 orang per sesi, jadi 200,” jelasnya.

Baca Juga : Honor TPL di Pangandaran Masih di Bawah Minimum

Dia mengatakan anggaran pelaksanaan SKB mencapai Rp 200 juta, itu termasuk pengadaan APD. “Kita nantinya kerja sama dengan pemerintah daerah setempat untuk pengadaanya,” ucapnya.

Menurut dia, total ada sekitar 561 peserta SKB, mereka akan memperebutkan 187 formasi. “Sebenarnya ada sekitar 400 lowongan, cuma yang terisi 187,” jelasnya.

Dani mengatakan Kabupaten Pangandaran kini sedang membutuhkan PNS baru, karena jumlah yang pensiun juga terus bertambah. “Saat ini jumlah PNS kita ada 3000-an, itupun masih kurang,” katanya.

Sekretaris BKPSDM Kabupaten Pangandaran Ganjar Nugraha mengatakan idealnya jumlah PNS di Pangandaran sebanyak 8.000 orang. Jadi masih ada kekurangan sekitar 5.000 lebih. “Jadi kebanyakan di kita itu memang tenaga sukwan dengan Surat Perintah Kerja (SPK),” katanya.

Namun saat ini tidak ada lagi penerimaan sukwan atau tenaga honorer, sesuai dengan edaran bupati Pangandaran. “Jadi kedepanya kita mengandalkan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dan tambahan PNS baru,” katanya.

Dia menyebut kebanyakan yang dibutuhkan adalah guru dan juga tenaga kesehatan. “Jadi setiap tahun juga lowongan yang diprioritaskan itu adalah tenaga pendidik dan medis,” jelasnya. (den)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.