Pangandaran Masuk Kawasan Siaga Bencana, Begini Kata Bupati Jeje

104
0

KALIPUCANG – Menteri Sosial RI, Juliari P Baturbara menyambangi Kecamatan Kalipucang Kabupaten Pangandaran.

Tujuannya, melaksanakan Simulasi dan Perancangan Kawasan Siaga Bencana di Pantai Selatan Pulau Jawa.

Pada kesempatan itu, Juliar mengatakan, kawasan siaga bencana yang meliputi Kabupaten Pangandaran, Cilacap dan Kebumen harus kompak dalam melakukan penanganan dan mitigasi bencana.

”Ini jangan sampai warga tidak siap dalam menghadapi bencana,” ujarnya saat memberikan sambutan Jumat (22/11).

Menurutnya, Kawasan Siaga Bencana merupakan wadah penanggulangan bencana yang berbasis pendekatan terpadu.

”Melibatkan berbagai pemangku kepentingan di sejumlah daerah yang memiliki resiko tinggi terjadi bencana,” terangnya.

Lanjut dia, kegiatan Kawasan Siaga Bencana dikolaborasikan dengan Kegiatan Masuk Sekolah (KMS) yang dilakukan sebagai upaya edukasi bencana kepada pelajar, guru dan orang tua di sekolah. ”Tentunya sekolah yang berada di daerah rawan bencana,” ucapnya.

Menurut dia, Kementrian Sosial akan terus membantu daerah-daerah yang memiliki resiko besar terjadi bencana alam.

”Apapun yang diminta sudah dikasih saja, asal jangan minta yang macam-macam,” ungkapnya berkelakar.

Dalam kesempatan itu Kemensos memberikan bantuan logistik yang terdiri dari bantuan bufferstock penanggulangan bencana untuk provinsi Jawa Barat senilai Rp 1,1 Miliar dan untuk Provinsi Jawa Tengah senilai Rp 1,2 Miliar.

Sementara itu, Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata mengatakan, Pangandaran memang salah satu daerah yang rawan terhadap berbagai bencana alam.

”Kita punya laut yang rawan terjadi Tsunami, kita punya sungai yang rawan terhadap banjir, kita juga punya daerah yang rawan longsor,” jelasnya.

(deni nurdiansah/ radartasikmalaya)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.