Pangandaran Perlu Kantor Imigrasi

27
0
Dedih Rahmat Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Pangandaran
Dedih Rahmat Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Pangandaran
Loading...

PANGANDARAN – Sebagai daerah kawasan wisata, sudah saatnya Kabupaten Pangandaran memiliki perwakilan kantor imigrasi. Hal tersebut seperti dikatakan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pangandaran Dedih Rahmat.

Dedih mengatakan hingga saat ini urusan imigrasi masih menginduk ke Tasikmalaya. Menurut dia, pengurusan administrai warga negara asing (WNA) bisa lebih mudah jika ada perwakilan kantor imigrasi di Kabupaten Pangandaran. “Jadi pelayanannya akan lebih mudah dan terjangkau,” kata dia Jumat (5/2/2021).

Selain bagi WNA, pengurusan untuk pembuatan paspor bagi masyarakat juga akan lebih mudah. “Jadi sangat tepat jika ada perwakilan kantor imigrasi di sini (Pangandaran, Red),” ucapnya.

Saat ini, lanjut dia, jumah WNA yang tercatat di Kabupaten Pangandaran sebanyak 140 orang. Mereka berasal dari Belanda, Australia, Kanada dan Jerman. “Juga negara lainnya, tapi jumlahnya sangat sedikit,” terangnya.

Baca juga : 2020, Realisasi Pajak Parkir di Pangandaran Rp37,8 Juta

loading...

Sudah lama Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) terbentuk. Fungsinya pengawasan orang asing. “Timpora ini dibentuk oleh Imigrasi Tasikmalaya,” ujarnya.

Menurut dia, jika ada kasus yang berkaitan dengan WNA, maka Kesbangpol hanya koordinasi dengan pihak imigrasi. “Perkembang sektor pariwisata di Pangandaran dan adanya rencana pengembangan Bandara Nusawiru dinilai perlu kantor imigrasi,” tuturnya.

Dia berharap walapun tanpa kantor imigrasi, minimal ada bebe­rapa petugas imigrasi yang mewakili dan bertugas di Pangandaran. “Kalau petugas imigrasi yang bertugas di Pangandaran kan bisa lebih mudah apabila ada temuan kasus yang berkaitan dengan WNA,” ujarnya. (den)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.