Panjalu Pelopor Canangkan Kecamatan Bersinar

15

PANJALU – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Ciamis menggelar sosialisasi Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2018, Tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika, Tahun 2018-2019.

Kegiatan dilaksanakan bekerjasama dengan Pemerintah Kecamatan Panjalu, di Aula Kecamatan Panjalu, Selasa (19/02/2019).

Sebanyak 60 Kepala Desa, Sekretaris Desa, BPD, Para Babinsa, MUI dan juga dari Satgas Anti Narkoba Kecamatan Panjalu hadir dalam kegiatan tersebut.

Menurut Camat Panjalu Drs H Erwin Hermawan, gelaran tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil rapat koordinasi Tingkat Kabupaten Ciamis yang di laksanakan pada tanggal 29 Januari 2019 di Aula Setda Kabupaten Ciamis.

Permasalahan Narkoba, kaya Erwin, harus segara ditangani oleh semua pihak, bukan hanya BNN dan penegak hukum.

“Narkoba bisa menyerang siapa saja termasuk kalangan masyarakat biasa.
Kami berharap dengan kegiatan ini bisa mewujudkan bukan hanya Desa Bersinar tetapi sekaligus mewujudkan Kecamatan Bersinar (Bersih Narkoba) yang pertama di Kabupaten Ciamis,” ujarnya.

Kepala BNNK Ciamis AKBP Yaya Satyanagara, S.H., dalam paparannya yang berjudul Rencana Aksi Nasional P4GN dan Prekursor Narkotika dengan mewujudkan Desa Bersinar di Kecamatan Panjalu, bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dari tindak lanjut dari Inpres No. 6 Tahun 2018 Tentang Rencana Aksi P4GN.

Bahkan dinilai sangat penting karena penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba saat ini masih terus terjadi dengan sasaran peredarannya tidak hanya di kota besar saja melainkan sudah masuk ke pedesaan.

“Kondisi Indonesia masuk dalam kondisi darurat narkoba menjadi perhatian serius, bukan hanya BNN dan penegak hukum saja. Namun menjadi perhatian semua pihak termasuk kalangan masyarakat luas,” paparnya.

Adapun kesiapan Desa Bersinar yaitu terbentuknya posko bersinar di setiap desa bersinar yang dilengkapi dengan panel data posko dan buku posko, adanya keterlibatan Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Puskesmas yang ada serta ditambah dengan para tokoh yang ada di desa bersinar.

“Tercatatnya semua perangkat sinergitas Desa Bersinar sampai ke tingkat RT/RW dan melaporkan perkembangan situasi bersinar selama 1 x 24 jam secara rutin ke Posko BNNK Ciamis,” urainya.

“Harapan dari terbentuknya Desa Bersinar yaitu masyarakat dapat hidup sehat tanpa narkoba, masyarakat sejahtera dan produktif, masyarakat berani untuk melaporkan kepada petugas apabila terdapat penyalahgunaan narkotika dan prekursor narkotika di wilayahnya,” sambungnya.

Bahkan, lanjut Yaya, masyarakat secara sadar dan harus berani menyerahkan jika ada anggota keluarganya yang kecanduan narkotika dan prekursor narkotika untuk direhabilitasi.

Termasuk terjalinnya sinergitas Tiga Pilar Plus Puskesmas terekat dalam menjaga daerah untuk tetap kondusif.

“Masyarakat pun dihimbau untuk bisa turut berperan aktif dalam pencegahan penanggulangan narkoba serta harus mampu untuk meminimalisir peredaran gelap narkoba,” harapnya.

“Diperlukan pula wujud nyata untuk bersatu membentuk satu kekuatan guna menciptakan masyarakat yang sehat tanpa narkoba,” pungkas Yaya. (rls/man)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.