Pansus III DPRD Jabar Kaji Pembentukan BUMD

26
0
ISTIMEWA BERKUNJUNG. Pansus III kunjungan kerja ke Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Kamis (8/8)
ISTIMEWA BERKUNJUNG. Pansus III kunjungan kerja ke Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Kamis (8/8)

BANDUNG – Pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang membawahi perumahan rakyat perlu dilakukan oleh Pemprov Jabar.

Tujuannya mengantisipasi pengadaan lahan untuk kebutuhan perumahan rakyat yang tidak bisa secara teknis dilakukan oleh pemerintah provinsi karena bertentangan dengan undang-undang.

“Saya kira amanat itu bakal muncul. Harus seperti apa dibuat prosesnya nanti kita akan kaji dan menindaklanjuti. Di Jabar terdapat BUMD Jasa Sarana, tapi  jasa sarana itu holding. Jadi Pansus akan mengkaji apakah akan dibuat PT baru yang menjadi anak perusahaan Jasa Sarana,” kata Ketua Pansus III DPRD Jabar Asep Wahyu Wijaya, Senin (12/8).

Lanjut dia, harus dibuat BUMD baru tanpa dibentuknya anak perusahaan Jasa Sarana untuk memudahkan langkah selanjutnya.

Sebelumnya, Pansus III telah melakukan kunjungan kerja dalam rangka pembahasan Perda Rencana Pembangunan dan Pengembangan Perumahan dan Kawasan Permukiman (RP3KP) bersama Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Jakarta, Kamis (8/8).

Hasil konsultasi tersebut, di antaranya membahas lahan tanah untuk pemukiman rakyat dan mengenai kewenangan kepemilikan tanah di Provinsi Jabar. Selain itu, Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri mendorong DPRD Jabar melalui Pansus III untuk membentuk BUMD yang ikut dalam membangun program di Raperda RP3KP.

Selanjutnya, kata dia, Pansus III akan mengkaji dan mempersiapkan BUMD yang dibentuk untuk memaksimalkan perancangan Raperda RP3KP.

Di sisi lain, dewan juga mengapresiasi kinerja BUMD terutama dalam penyaluran dana CSR. Kinerja itu sangat tampak dalam situasi Idul Adha.

Dalam moment tersebut,  CSR disalurkan dalam kegiatan pemberian hewan kurban di lembaga kegiatan pendidikan, sosial dan keagamaan.

Anggota Komisi III DPRD Jabar Imas Masitoh mengatakan, beberapa BUMD milik Pemprov Jabar di antaranya PT Jasa Sarana, PT Jaswita, PT Hulu Migas, telah patungan menyalurkan dana CSR untuk penyediaan satu ekor sapi pada Idul Adha tahun ini.

Bantuan serupa juga diberikan Bapenda Jabar sebagai salah satu mitra Komisi III DPRD Jabar. Sapi untuk kurban tersebut selanjutnya disebar ke anak yatim piatu dan kaum duafa di Kota Bandung, yaitu daerah Binong Jati dan Cibiru.(*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.