Pantai Pangandaran tetap Aman untuk Dikunjungi

1064

PANGANDARAN – Tsunami yang menerjang pantai di kawasan Selat Sunda meliputi wilayah Kabupaten Pandenglang, Lampung Selatan dan Serang, Minggu (22/12/) malam tidak berdampak terhadap pariwisata di Pangandaran.

Kondisi pantai Pangandaran pun terpantau normal.

“Tadi malam kita langsung mengerahkan anggota Tagana, khususnya yang ada di wilayah pesisir untuk memantau kondisi air laut. Alhamdulillah terpantau normal, tidak ada fenomena air naik, jadi kami tegaskan Pangandaran aman,” tutur Aang Sutarman, Pembina Tagana Kabupaten Pangandaran kepada Radar.

Dikatakannya, masyarakat Pangandaran juga tetap tenang dan tidak terpengaruh.

“Anggota kami berpatroli di wilayah pantai, suasana kondusif, tidak ada warga yang panik karena air laut,” ujarnya.

Aang mengimbau wisatawan juga tidak perlu khawatir dengan peristiwa tsunami di wilayah Selat Sunda.

“Sekarang musim liburan, pasti banyak yang bertanya-tanya kondisi di Pangandaran, kami pastikan tidak terdampak dan aktivitas normal, gelombang air laut juga terpantau baik,” ungkapnya.

Dari pantauan Radar, arus lalu lintas wisatawan juga cukup padat. Bahkan, tingkat hunian hotel meningkat signifikan memasuki musim liburan.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Undang Sohbarudin mengatakan, kondisi pariwisata di Pangandaran tidak terganggu, sejumlah obyek wisata dipadati wisatawan.

“Pantai kita dalam kondisi aman dan tidak terdampak tsunami di pantai Anyer, bahkan saya berkeliling pagi tadi Pantai Barat dan Timur ramai oleh wisatawan,” ungkapnya.

Hal yang sama juga terpantau di sejumlah obyek wisata pantai lainnya seperti Batukaras,

Batu Hiu dan Karapyak. “Semua terpantau normal dan ramai, jadi wisatawan yang sudah berniat untuk berlibur ke Pangandaran, silakan datang dan menikmati beberapa destinasi kami,” ujarnya. (nay)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.