Paparkan Evakuasi Di Depan Keluarga Korban, Kabasarnas Tak Kuat Tahan Air Mata

9

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

JAKARTA – Kabasarnas Marsekal Madya M Syaugi memaparkan pelaksanaan operasi SAR Lion Air JT-610 sejak hari pertama hingga hari ke-7 kepada keluarga korban di Ballroom Teluk Jakarta, Ibis Hotel Central, Cawang, Jakarta, Senin (5/11).

Selain Kabasarnas, juga dihadiri oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono, Kapusdokkes Polri Brigjen Arthur Tampi, dan Panglima TNI yang diwakili oleh Panglima Koarmada I Laksamana Muda TNI Yudo Margono.

Setelah masing-masing narasumber memaparkan materinya, dilanjutkan dialog dengan keluarga korban. Semua keluarga memberikan apresiasi kepada Kabasarnas beserta tim SAR yang berasal dari berbagai stakeholder, baik unsur TNI-Polri, Kementerian Perhubungan, KNKT, BPPT, KKP, BMKG, Bea Cukai, Pertamina, PMI, dan potensi SAR lainnya, termasuk para nelayan.  Saat closing statement, Kabasarnas tak kuasa menahan rasa harunya.

“Kami memahami, bahwa kami bukan manusia super, bukan manusia yang sempurna. Kami tetap berusaha sekuat tenaga dengan apa yang kami miliki, kami yakin bisa mengevakuasi seluruh korban. Bapak ibu…,” kata Kabasarnas di depan seluruh keluarga korban sambil menunduk kepala dan mengusap air mata.

Setalah itu, Kabasarnas kembali meneruskan pembicaraanya namun terbata-bata dan terlihat jelas rasa haru di wajah orang nomer satu di Basarnas tersebut. Beberapa saat terdiam dan suasanapun hening untuk beberapa saat.

Kabasarnas kembali menyeka air matanya, kemudian dengan suara parau melanjutkan,” Setiap hari melihat,…saya di lapangan, di laut,… maaf,… saya serius melaksanakan operasi pencarian ini, saya tidak menyerah,…” jelasnya.

Spontan, keluarga korban dan seluruh yang hadir memberikan applaus (tepuk tangan) untuk menyemangati Kabasarnas. Kabasarnas kembali melanjutkan, “Mudah-mudahan, dengan waktu yang ada ini, kami tetap all out. Walauapun sampai sepuluh hari nanti, kalaupun masih ada kemungkinan untuk bisa ditemukan, saya yakin, bahwa saya akan terus untuk mencari saudara-saudara saya ini. Saya minta doanya, kepada bapak ibu sekalian untuk kita kuat, untuk melaksanakan tugas-tugas yang mulia ini. Terimakasih,” tutupnya.

Usai acara, seorang ibu-ibu bahkan hendak bersimpuh di di depan Kabasarnas. Beruntung, dengan sigap Kabasarnas dan ajudannya menarik tangan ibu-ibu tersebut untuk bangkit.

Dengan tangisan terbata-bata, ibu berjilbab hitam itu menceritakan anaknya yang menjadi salah satu korban. Ia minta tolong, agar Kabasarnas dapat menemukan anaknya.

Sebanyak  seratus lebih kantong jenazah telah berhasil dievakuasi tim SAR ke Posko Terpadu JICT 2 Tanjung Priok hingga Minggu (4/11/2018) pukul 19.00 WIB.

Semua kantong telah diberi label oleh tim DVI untuk selanjutnya dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati. Semua jenazah dievakuasi oleh tim SAR gabungan, baik di permukaan maupun di bawah air oleh para penyelam.

Temuan hari ketujuh kemarin cukup signifikan, yaitu 33 kantong jenazah. Selain dari dasar laut, korban-korban juga ditemukan di pesisir Pantai Tanjung Pakis. Karenanya, operasi juga dilaksanakan dengan penyapuan di pesisir pantai tersebut.

Hasil tersebut memantik semangat tim SAR yang sudah bekerja siang dan malam, baik di lokasi pencarian Perairan Karawang maupun tim pendukung yang ada di Posko Terpadu.

“Yang pasti, seluruh tim SAR yang terlibat dalam operasi ini, tetap bersemangat, tetap optimis dapat menemukan korban lainnya,” tegas Deputi Bidang Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto.

Diketahui, pesawat Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT-610 rute Cengkareng – Pangkalpinang mengalami kecelakaan 13 menit setelah lepas landas dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Senin (29/10/2018) pagi. Pesawat dengan personal on board sebanyak 189 orang itu jatuh di kawasan Perairan Karawang, Jawa Barat.

(Lan/FIN)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.