Para Ketua Cabor dan Pengurus KONI Kota Tasik Samakan Persepsi

124
0

KOTA TASIK – Menjelang Musdalub pada 26 Desember 2020, para Ketua Cabang Olahraga (Cabor) dan pengurus KONI Kota Tasikmalaya melakukan konsolidasi untuk menyamakan persepsi bersama pemerintah dan wakil rakyat.

Dalam pertemuan ini turut dibahas berbagai langkah organisasi dan arah kebijakan organisasi paska kekosongan ketua KONI.K

KetuaKONI sendiri sebelumnya terlilit kasus dugaan korupsi sehingga saat ini tengah ditahan pihak Polresta Tasik.

Agar roda organisasi terus berjalan, maka para Cabor dan pengurus KONI pun melakukan pertemuan yang dihelat di Hotel Grand Metro, Minggu (06/12) malam.

Ketua Konsolidasi Cabor, Heri Yusuf Muslihin mengatakan, melihat kondisi nyata saat ini bahwa menejerial menjadi fokus utama yang harus diperbaiki.

“Kalau dibilang ya managerial yang tak bagus menjadi penyebab berbagai miss komunikasi di internal,” ujarnya kepada radartasikmalaya.com.

“Apakah itu dalam pengambilan keputusan maupun implementasinya, itu kan terjadi hal yang carut-marut,” sambungnya.

Maka, terang dia, dengan kondisi itu muncul keinginan cabor untuk memperbaiki tatanan yang ada.

Tentunya ini perlu dukungan semua pihak tak bisa hanya satu atau dua cabor saja.

“Maka berbagai miss yang terjadi kemarin-kemarin kita samakan kembali persepsi dengan momentum ini yang dijadikan bahan awal KONI kedepan,” terangnya.

Maka, disamakan persepsi dengan pemerintah dalam pertemuan ini agar KONI kedepan bisa meraih prestasi terbaik serta tak ada lagi berbagai miss komunikasi.

Salah satu perwakilan Cabor, Ketua IMI Kota Tasik, Yono Kusyono menuturkan, kejadian yang menimpa KONI saat ini dengan ketuanya, memang cukup prihatin.

“Tapi itu tak akan terjadi jika manajemennya benar, peruntukkannya benar dan sebagainya. Tak ada kesan bijak sana, bijak sini,” tuturnya.

Karena, tegas Yono, jangan sampai lebih besar pasak daripada tihang. Sehingga, para cabor terus berupaya menatap kedepan lebih baik lagi, walaupun sedang dihadapkan permasalahan.

“Makanya kita undang narasumber untuk menyamakan persepsi. Kita semua yang hadir selaku ketua Cabor. Dan kita sama-sama mencari solusi agar kedepan program tak keluar dari ADART,” tegasnya.

Pantauan di lokasi, turut hadir menjadi pembicata tak hanya insan dunia olahraga Kota Tasik.

Namun, Plt Wali Kota, Muhammad Yusuf dan Ketua Komisi IV DPRD Kota Tasik, Dede Muharam juga hadir.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.