Siapa calon Bupati Tasikmalaya pilihan anda?

0.2%

2.3%

53.8%

6.8%

0.7%

12.9%

0%

23.2%

0%
Baru Pertama Kali Digelar di Indonesia

Para Master Lomba Baca Puisi Akan Bertarung

52
0
KONFERENSI PERS. Ketua Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya (DKKT) Bode Riswandi (kiri) dan Koordinator Rumpun Sastra, Mufidz At Thoriq Sarifudin menjelaskan Lomba Baca Puisi Antarmaster se-Indonesia di hadapan awak media, Senin (2/12).

CIHIDEUNG – Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya (DKKT) akan mengadakan Lomba Baca Puisi Antarmaster se-Indonesia pada 11 dan 12 Desember 2019. Lomba baca puisi ini merupakan sebuah inovasi DKKT yang menjadi salah satu programnya.

“Ada kekhususan dalam lomba baca puisi ini. Salah satu syaratnya yakni setiap peserta pernah menjuarai lomba baca puisi tingkat apa pun, baik juara I, II, atau III,” katanya di Sekretariat Gedung Kesenian Kota Tasikmalaya (GKKT), Senin (2/12).

Untuk persyaratan administrasi tidak sulit. Peserta cukup menyerahkan bukti juara berupa sertifikat atau piagam pernah menjuarai lomba baca puisi sebelumnya. Untuk juara lombanya bebas, baik juara tingkat kecamatan, RT dan lainnya. Yang lebih penting tanda buktinya bahwa pernah menjadi juara,” tutur Bode.

Menurut Bode, lomba antarmaster itu merupakan yang pertama kali diadakan di Indonesia bahkan dunia dengan mengharuskan pesertanya pernah menjuarai lomba baca puisi. “Lomba ini direncanakan menjadi agenda dua tahunan DKKT, terlepas berbeda kepengurusan DKKT selanjutnya,” kata dia.

Dia menjelaskan, Lomba Baca Puisi Antarmaster merupakan wadah edukasi dan apresiasi bagi masyarakat, khususnya warga Tasikmalaya. Begitupun bagi orang yang pernah ikut kejuaraan lomba baca puisi, namun belum pernah meraih juara. “Karena nantinya akan banyak suguhan gaya membaca puisi dengan kekhasan dan karakteristik daerah masing-masing, sebab pesertanya dari pelbagai daerah di Indonesia,” tutur dia.

Bode meyakini, bila lomba tersebut dilaksanakan secara rutin akan menjadi semacam trademark lomba baca puisi antarmaster. Namun, tetap lomba baca puisi ini merupakan miliknya Tasikmalaya. “Kalau misalnya di kota lain ada lagi lomba baca puisi antarmaster pasca-Tasikmalaya, pasti orang akan membacanya, ‘oh ini pernah dilakukan di Tasikmalaya’,” katanya.

Adapun jurinya, kata Bode, berasal dari luar Jawa Barat supaya objektivitasnya terjaga, walaupun juri dari Tasikmalaya pun objektif. “Namun karena event-nya nasional, maka kita memilih juri dari luar (Jawa Barat). Salah satunya yang pernah menjuarai lomba baca puisi tingkat dunia, yaitu Jose Rizal Manua. Para pembaca puisi pasti tahu,” tutur dia.

Sementara itu, Koordinator Rumpun Sastra DKKT, Mufidz At Thoriq Sarifudin menambahkan, pendaftaran lomba ini dimulai sejak 28 Oktober lalu hingga 7 Desember 2019. Sementara technical meeting dilakukan pada 8 Desember. Untuk peserta ditargetkan sebanyak 150 peserta atau maksimal 200 peserta. “Sampai sekarang, sudah ada puluhan peserta yang sudah daftar. Kebanyakan yang daftar dari luar provinsi, mulai Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, Jakarta,” papar dia.

Untuk pelaksanaan lomba, pada hari pertama berupa babak penyisihan dan babak final pada hari kedua. Saat babak penyisihan, setiap peserta membacakan satu judul puisi dan babak final satu puisi. Untuk puisinya sendiri panitia menyediakan 14 judul puisi untuk babak final untuk diundi. Peserta yang masuk babak final tinggal memilih puisi mana yang akan dibawakan, sesuai hasil undian di tempat. “Makanya, peserta diwajibkan menghafalkan seluruh puisi yang sudah ditentukan panitia, (14 judul puisi, Red),” tambahnya.

Dalam kejuaraan antarmaster ini diambil tiga terbaik. Untuk hadiahnya sendiri disediakan yakni trofi dan sertifikat dan uang pembinaan, masing-masing juara I Rp 7,5 juta, II Rp 5 juta, dan III Rp 3 juta termasuk menyediakan piala bergilir DKKT. “Kami juga mengucapkan terima kasih kepada semua panitia dan para relawan yang terlibat, termasuk Are Pekasih yang mendesain dekorasi dan desain trofi,” katanya. (ujg)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.