Para Pemburu Jabatan Di Kota Tasik Dites Menulis

45
TES WAWANCARA. Kepala Bagian Perundang-Undangan Setda Kota Tasikmalaya Hanafi mengikuti tes wawancara, salah satu tahapan seleksi Jabatan Pimpinan tinggi Pratama (JPTP) di Hotel Grand Metro, Selasa (6/11).

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

CIHIDEUNG – Sebanyak 30 peserta Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di Pemerintah Kota Tasikmalaya mengikuti tes pembuatan proposal writing dan wawancara di Hotel Grand Metro Jalan HZ Mustofa, Selasa (6/11). Para pemburu jabatan eselon II ini diuji kemampuan menyampaikan visi misi, gagasan dan rencana program di hadapan lima panitia seleksi (pansel).

Kepala Badan Kepegawaian, Pelatihan dan Pendidikan Daerah (BKPPD) Kota Tasikmalaya Gungun Pahlagunara menjelaskan proses tes dilaksanakan pada 6 sampai 7 November. Setiap peserta membuat makalah secara manual dalam waktu dua jam. “Kepala dinas harus mampu menerjemahkan idenya ke dalam bentuk tulisan. Visi misi, program yang nantinya akan dituangkan ke dalam rencana kerja (renja) dan lain sebagainya,” ungkap Gungu di sela tahapan seleksi.

Menurutnya, kemampuan teknis diuji dalam tes tersebut. Bagaimana seorang calon kepala dinas bisa menuangkan isu strategis ke dalam bentuk tulisan untuk dijalankan dalam suatu program ke depan. “Setelah itu, setiap orang mengikuti tes wawancara untuk mempertahankan ide dan gagasan atas program yang direncanakannya. Materinya, berkenaan dinas yang mereka minati,” tuturnya.

Tes tersebut, kata dia, mengukur kemampuan kepala dinas dari sisi teknis dan praktik di lapangan dalam meyakinkan pimpinan untuk menyetujui suatu program yang dicanangkan. Nantinya, nilai peserta akan diakumulasikan dengan skor dari seleksi kompetensi (assessment) sebelumnya yang dilaksanakan di Lembaga Administrasi Negara (LAN) Jatinangor Sumedang beberapa pekan lalu.

“Persentase bobotnya, assessment 40, writing dan wawancara 30 persen. Setelah itu baru diumumkan hasilnya pada 12 November mendatang. Kemudian peserta mengikuti tes kesehatan dan mudah-mudahan tiga terbaik sudah muncul di akhir November,” papar dia.

Ketua pansel H Ivan Dicksan mewanti-wanti supaya peserta menulis dengan baik dan dipastikan tidak melebihi waktu dua jam. “Kita sudah menekankan supaya peserta menulis dengan baik, kalau tidak terbaca ya nilai berkurang,” terang Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya ini.

Sejauh ini, jelas dia, pelaksanaan tes sesuai jadwal. Pihaknya menargetkan penghujung November, pansel sudah mengumumkan tiga terbaik di setiap dinas yang kekosongan jabatan eselon II. Yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Ketahanan Pangan (DKP) serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dipusipda).

Ivan memastikan para peserta telah memenuhi persyaratan dan dinyatakan layak secara administrasi untuk mengikuti setiap tahapan seleksi. Menepis isu berkaitan adanya beberapa peserta yang tidak memenuhi kriteria secara pengalaman kerja sesuai aturan.

“Kan sudah dijelaskan salah satu syaratnya, sedang menduduki jabatan administrator atau jabatan fungsional jenjang ahli madya paling singkat dua tahun. Kemudian diutamakan sedang menduduki jabatan eselon III/a. Semuanya jelas sudah memenuhi,” tutur dia. (igi)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.