Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

4.4%

20.4%

8.4%

66.9%

Para RT/RW di Kota Tasik Harus Pastikan Warganya tak Kelaparan

119
0
Agus Jamaludin Bendahara Asosiasi Rukun Tetangan Rukun Warga Kota Tasikmalaya (ARWT), Kita sudah instruksikan pengurus RT/RW ngalongok tetangga, supaya memastikan ada tidaknya warga sekitar yang kesulitan makan,”

Bendahara Asosiasi Rukun Tetangan Rukun Warga Kota Tasikmalaya (ARWT), Agus Jamaludin mengaku sudah menginstruksikan pengurus RT/RW setiap wilayah, menengok tetangga dalam memastikan ketersediaan pangan.

“Kita sudah instruksikan pengurus RT/RW ngalongok tetangga, supaya memastikan ada tidaknya warga sekitar yang kesulitan makan,” kata Agus.

Baca juga : Selama PSBB, Pemkot Tasik Jamin tak Ada Warga Kelaparan

“Kalau tidak tertangani, kita harap berkoordinasi dengan Dinsos supaya bisa diberi nasi kotak,” sambung dia.

Terpisah, Pegiat Komunitas Kota Tasikmalaya Asep WK menyebut gerakan menengok tetangga cukup efektif di tengah masyarakat. RT/RW memastikan warga sekitarnya yang kesulitan makan untuk dibantu.

“Sebab, dampak Covid-19 ini sudah sangat terasa. Contohnya di R/RW 02/02 Sukarasa Kelurahan Kahuripan Kecamatan Tawang, sudah ada warga yang mulai kesulitan makan,” tuturnya.

Dia menceritakan salah seorang pedagang kaki lima (PKL) di wilayahnya, terhenti usaha lantaran mewabahnya Covid-19 di Kota Resik.

Apalagi, memasuki bulan puasa dan pemerintah bakal segera menerapkan PSBB. Dia mengatakan kepedulian berbagai pihak sangat membantu ditengah pandemi ini.

Sebab, apabila hanya mengandalkan bantuan pemerintah, tentu warga yang sudah mulai kelaparan akan lebih panjang penderitaannya.

“Nah kita tidak bisa menggantungkan ke pemerintah. Maka kita dorong pengurus RT/RW melihat sekitar, memastikan tetangganya sudah makan atau belum,” pinta Pengurus Persikotas itu.

Baca juga : Pencairan Bantuan Non-DTKS Pemprov Jabar untuk Kota Tasik Belum Jelas

Termasuk, lanjut Asep, peranan RT/RW pun harus diapresiasi oleh pemerintah.

Mengingat sejumlah tugas yang berat kaitan kemasyarakatan, kini tertumpu pada para tokoh wilayah tersebut. “Sudah sangat terasa, dan bantuan dari Pemkot saja berjalan ketika PSBB sudah efektif beberapa hari. Sementara orang lapar, sudah dari awal Covid-19 berlangsung,” kata Asep. (igi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.