Beranda Nasional Partai Allah vs Partai Setan, PAN; Ini dalam Bingkai Islam Jangan Disilangsengketakan..!

Partai Allah vs Partai Setan, PAN; Ini dalam Bingkai Islam Jangan Disilangsengketakan..!

270
BERBAGI

JAKARTA – Pernyataan Amien Rais soal partai setan vs partai Allah terus menuai polemik. Terbaru, Partai Amanat Nasional pun memberikan pembelaannya.

Menurut partai besutan Amien itu, pernyataan dimaksud disebut sebagai penjelasan masalah keagaman dalam bingkai agama Islam.

Demikian disampaikan Wakil Sekjen PAN Saleh Partaonan Daulay Wakil memalui pesan elektronik, Minggu (15/4/2018).

Karena itu, Saleh pun meminta agar polemik itu tak lagi diperdebatkan apalagi disilangsengketakan.

“Itu jelas-jelas diundang untuk memberi tausyiah keagamaan,” katanya.

Saleh menambahkan, sebagai seorang muslim, maka menjadi kewajiban Ketua Dewan Kehormatan PAN itu untuk memberikan penjelasan.

“Sebagai seorang muslim, tentu Pak Amien menjelaskan masalah keagamaan dalam bingkai agama Islam yang bersumber dari Al Quran dan Al Sunnah,” belanya.

Dia menekankan soal Al Quran sebagai sumber hukum Islam semua pasti sepakat. Tidak ada beda soal ini.

Termasuk jika Amien menjelaskan tentang adanya dua kelompok manusia menurut Al Quran.

Amien, menurutnya hanya menjelaskan inti sari Surat Al Mujadalah ayat 19 dan 22 yang dengan jelas menyebutkan adanya golongan syaitan dan golongan Allah.

Karena itu, ia meminta semua pihak untuk membuka dan membaca kembali surat dan kedua ayat tersebut.

“Ini kan dianggap besar karena yang menyampaikan Pak Amien. Padahal, ayat Al Quran yang dijelaskan beliau itu sudah ada sejak diturunkan,” kata Saleh.

Wakil Ketua Komisi 9 DPR ini pun mengaku merasa kasihan kepada polisi yang nantinya akan mendapatkan laporan setiap orang ceramah agama.

“Padahal, banyak tindakan lain yang jauh lebih merugikan masyarakat yang semestinya mereka prioritaskan untuk diselesaikan,” kilahnya.

Lebih lanjut, katanya, penjelasan-penjelasan lanjutan dalam ceramah Amien itu hanyalah pendalaman.

Kalaupun ada menyebut golongan tertentu sebagai golongan Allah, tetapi Amien tidak pernah menyebut golongan lain sebagai golongan sebaliknya.

Atas dasar itu, Saleh yakin tak ada niat dan perilaku ujaran kebencian dalam ceramah itu.

“Sebagai tokoh Islam, Pak Amien sangat mumpuni untuk membimbing jamaahnya sesuai dengan tuntunan Al Quran,” tutupnya.

Sebelumnya, Amien Rais dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Cyber Indonesia di Polda Metro Jaya, Minggu (15/4/2018).

Dalam laporan tersebut, Amien disangkakan dengan pasal 28 Ayat 2 jo Pasal 45A Ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2016 (UU ITE) dan atau pasal 156A KUHP.

Pasal tersebut adalah pasal yang sama yang mengantarkan Ahok ke dalam rutan Mako Brimob.

Tercantum, laporan itu bernomor registrasi LP/2070/IV/2018/PMJ/Dit. Reskrimsus, Tanggal: 15 April 2018 dengan nama pelapor Aulia Fahmi, SH.

Ketua Cyber Indonesia Aulia Fahmi menyatakan, pernyataan Amien itu sangat berbahaya bagi Indonesia.

Selain itu, pernyataan Amien Rais tersebut dapat memecah belah masyarakat.

“Pernyataan ini juga menjadi penting karena disampaikan oleh tokoh bangsa dengan mendikotomikan Partai Allah dan Partai Setan,” jelasnya.

Hal itu kemudian menjadi masalah karena ada statmen lanjutan bahwa partainya, PAN, PKS dan Gerindra adalah partai Allah.

“Kemudian diikuti sebutan ‘orang-orang yang anti tuhan bergabung dalam partai besar’,” lanjutnya.

Aulia menilai, kalau hanya tiga partai yang disebut sebagai partai Allah, maka berarti Amien menganggap partai lain partai setan.

“Atau kelompok lain adalah kelompok setan,” katanya.

(dem/rmol/ruh/pojoksatu)

Facebook Comments

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.