Siapa calon Bupati Tasikmalaya pilihan anda?

0.4%

0.9%

60.9%

2.3%

0.2%

4.4%

19.5%

11.3%

0%

0.1%

0%

0%

Partai Gerindra Tak Dapat Jatah Ketua Komisi

149
0

SINGAPARNA – Hasil Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tasikmalaya tentang Penyusunan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) sudah terbentuk dan ditetapkan dengan surat keputusan (SK). Dalam rapat tersebut, Partai Gerindra yang merupakan pemenang di Pilkada 2019 tidak mendapatkan jatah ketua komisi.

Sekretaris DPRD Kabupaten Tasikmalaya Drs H Iing Faridz Khozin MSi mengatakan, Peraturan DPRD tentang Tata Tertib (Tatib) DPRD sudah ditetapkan pada Rabu (30/10) lalu, pembentukan AKD akhirnya ditetapkan bersama susunan keanggotaannya lewat rapat paripurna pada Kamis (31/10).

Menurut Iing, penetapan AKD berdasarkan hasil rapat paripurna atas usulan para fraksi termasuk komisi yang telah dibentuk.

“Kita hanya mengumumkan hasil paripurna, semua keputusan bersama dewan lewat paripurna,” kata Iing saat dihubungi Radar, Jumat (1/11).

Iing menjelaskan, dari hasil keputusan ditetapkan untuk Ketua Komisi I H Demi Hamzah Rahadian SH MH dari Fraksi PDI Perjuangan, Wakil Ketua Komisi Moch Arief Arseha dari Fraksi Golkar dan Sekretaris Komisi Deni Daelani dari Fraksi Gerindra.

Kemudian, Ketua Komisi II Hakim Zaman dari Fraksi PKB, Wakil Ketua Hidayat Muslim dari Fraksi PPP dan Sekretaris H Ejen Zaenal Mutakin dari Fraksi Demokrat.

Ketua Komisi III Aang Budiana SAg dari Fraksi Golkar, Wakil Ketua Komisi Haris Somantri SSos dari Fraksi Gerindra dan Sekretaris Ucu Subandri dari Fraksi PDI-Perjuangan.

Kemudian untuk Ketua Komisi IV H Asop Sopiudin SAg dari Fraksi PPP, Wakil Ketua Komisi H Syahban Hilal dari Fraksi PKB dan Sekretaris Komisi Ratna Dewi SE dari Fraksi PAN.

Adapun untuk Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) ketuanya H Cecep Nuryakin SPd MSi dari Fraksi Demokrat dan sekretarisnya Mamat Rahmat dari Fraksi PAN.

“Sedangkan untuk Badan Kehormatan (BK) diketuai oleh H Cecep Ruchimat (HCR) dari Fraksi Gerindra dan Sekretaris H Doni Hamdani SE dari Fraksi PPP,” ujarnya, menjelaskan.

Wakil Sekretaris DPC Partai Gerindra Kabupaten Tasikmalaya Deni Daelani mengatakan, mekanisme pemilihan jabatan ketua dan wakil ketua komisi dipilih langsung oleh anggota komisi itu sendiri.

Menurut Deni, meski sebagai partai pemenang pemilu pada Pileg 2019 lalu, Gerindra tetap mengikuti mekanisme dalam pembentukan dan penetapan AKD.

“Artinya Partai Gerindra sangat menghormati dan menjalankan apapun hasil keputusan forum lewat paripurna tersebut,” kata Deni.

Deni mengaku pembentukan AKD dan keanggotaannya sudah selesai, tinggal bagaimana mulai saat ini semua anggota legislatif yang telah terpetakan dalam AKD dan memiliki jalur kemitraan masing-masing dengan eksekutif bisa bekerja dengan sebaik-baiknya.

“Kemudian memetakan program pemerintah. Kita ingin ada percepatan penyelesaian tugas-tugas pemerintah dalam pembangunan yang bermuara kepada kesejahteraan rakyat,” ucapnya. (dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.