Partai Pendukung Ingin Diajak Bicara

132
0
H Cecep Nurul Yakin

SINGAPARNA – Dua partai pendukung H Uu Ruzhanul Ulum-Ade Sugianto, yakni Golkar dan PPP ingin dimintai pandangan dan saran soal dua nama calon wakil bupati yang sudah diusulkan oleh PAN yakni Deni R Sagara dan PKS, Tetep Abdul Latip. Seperti yang diungkapkan Sekretaris DPD Golkar Kabupaten Tasikmalaya R Toni Hanip.

Menurut Toni, dalam pengusungan Uu-Ade dulu, ada pengusung dan pendukung. Perbedaannya, pendukung terhambat sisi administrasi. “Tetapi partai pendukung juga punya andil. Perjuangannya kan sama mengeluarkan tenaga, sama memenangkan Uu-Ade,” ujarnya.

Pada prinsipnya, kata Toni, harus ada komunikasi dari pengusung kepada partai pendukung. “Ya lebih baik kita juga bisa diajak bicara, walaupun sudah muncul nama wakil bupati, namun tidak ada salahnya diajak bicara. Walaupun saran dan masukan tidak dapat merubah hasil nama yang diusulkan,” kata Toni.

Terpisah, Ketua DPC PPP Kabupaten Tasikmalaya H Cecep Nurul Yakin SPd, MAP mengaku belum ada komunikasi dari partai pengusung kepada PPP soal calon wakil bupati Tasikmalaya. “Sejauh ini mereka belum datang ke kita, masa kita nyosor-nyosor. Mau pak Ade, PAN dan PKS-nya juga sama. Sejauh ini secara formal belum ada pembicaraan apa-apa,” kata Cecep kepada Radar, Selasa (19/2).

Cecep menyatakan sikap dan posisi sebagai partai pendukung sifatnya pasif. Karena, secara de jure atau administrasi PDIP, PKS dan PAN sebagai pengusung yang berhak mengusulkan calon wakil bupati. “Tetapi tinggal tolong lihat dari sudut de facto atau faktanya. Mesin politik yang memenangkan Uu-Ade itu harus dilihat partai mana saja,” ungkap Cecep.

Artinya, kata Cecep, partai pengusung juga harus melihat siapa saja mesin politik pemenangan Uu-Ade. “Yang bergeraknya siapa, itu tinggal dinilai. Tetapi tidak dihitung juga ya sudah, kan perjalanan politik itu selalu berkonsekuensi,” paparnya.

Soal nanti pemilihan calon wakil bupati Tasikmalaya di DPRD pun, tambah Cecep, fraksi PPP akan bersikap pasif. “Jadi kalau pasif itu belum tentu juga kita merespon (soal wakil bupati, Red). Belum tentu juga tidak merespon,” kata dia.

Cecep saat ini lebih memilih melihat perkembangan soal penentuan calon wakil bupati Tasikmalaya. “Kita sementara ini akan melihat perkembangannya yang akan muncul (calon wakil bupati). Tidak akan nyosor begitu saja. Tidak akan juga ke-GR-an,” jelasnya.

Intinya, kata Cecep, kalau PPP tidak dilibatkan oleh pengusung dalam masalah wakil bupati, tidak akan memaksakan diri. “Ya sudah, kita hanya melaksanakan fungsi partai politik, mencetak calon-calon pemimpin. Pokoknya kita produksi kader saja intinya,” tambahnya. (dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.