Pasangan KUB Peserta KB di Pangandaran Meningkat

16
0
Loading...

PANGANDARAN – Jumlah Pasangan Usia Subur (PUS) Kabupaten Pangandaran yang mengikuti program Keluarga Berencana (KB) mengalami peningkatan dalam dua tahun terakhir.

Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBP3A) Kabupaten Pangandaran Heri Gustari mengatakan bahwa jumlah PUS yang tidak mengikuti program KB pada tahun 2019 mencapai angka 19.794 pasangan.

“Sedangkan pada tahun 2020 lalu menurun jadi 19.424 pasangan,” katanya kepada Radar saat ditemui di ruangannya, Senin (15/2/2021). Artinya, PUS yang mengikuti program KB semakin meningkat.

Baca juga : Angka Kelahiran Menurun, Kematian Meningkat di Pangandaran

Adapun mereka yang tidak mengikuti program KB memiliki alasan di antaranya Ingin Anak Segera (IAS), Ingin Anak Tunda (IAT) dan Tidak Ingin Anak Lagi (TIAL). “Untuk IAS sebanyak 7.345 pasangan, IAT sebanyak 4.285 pasangan dan TIAL sebanyak 5.492,” katanya.

loading...

PUS yang hamil di tahun 2019 mencapai 2.662 pasangan dan di tahun 2020 PUS yang hamil mencapai 2.700.

Kepala Seksi Pengendalian Penduduk DKBP3A Tatang Solihin menerangkan, program KB pada tahun 2019 memiliki target Permintaan Masyarakat (PPM) 12.772. “Target 12.772 terealisasi di akhir Desember 2020 sebanyak 12.154 atau 95 persen,” katanya.

Sedangkan program KB pada tahun 2020 memiliki target Permintaan Masyarakat (PPM) 12.786. “Target 12.786 terealisasi di akhir Desember 2020 sebanyak 9.562 atau 74,78 persen,” tuturnya. (den)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.