Pasca Diterjang Banjir, Situasi Garut Selatan Membaik

189
0
KERJA BAKTI. Masyarakat di Kampung Leuwisimar Desa Mandalakasih Kecamatan Pameupeuk membersihkan lumpur pascabanjir bandang, kemarin. Yana taryana / rakyat garut
Loading...

PAMENGPEUK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut menyebut pascabanjir bandang yang menerjang tiga kecamatan di wilayah selatan Garut yakni Pameungpeuk, Cikelet dan Cibalong, saat ini kondisi masyarakat mulai berangsur pulih.

Sejumlah warga yang terdampak pun telah kembali ke rumah dan kembali beraktivitas.

Baca juga : 2 Hari, Muncul 68 Pasien Positif Corona di Garut

“Kondisi masyarakat sekarang sudah mulai normal dalam beraktivitas pascabanjir bandang ini,” ujar Penjabat Sekretaris Daerah Garut Zat Zat Munajat kepada wartawan, Minggu (18/10).

Menurut dia, untuk tanggap darurat bencana akan berakhir pada Minggu (18/10). Pihaknya akan melakukan evaluasi terkait status tanggap darurat bencana.

Loading...

“Apakah akan diperpanjang atau tidak (tanggap darurat) nanti lihat evaluasi serta laporan para camat. Setelah ini, ada pengelolaan dana tanggap darurat untuk rehabilitasi ke masyarakat,” ujarnya.

Status tanggap darurat bencana bersifat situasional. Jika dibutuhkan, Pemkab Garut bisa memperpanjang. Namun melihat kondisi di lapangan, Zat Zat menyebut kehidupan warga sudah kembali normal.

“Kehidupannya sudah berjalan baik. Mata pencaharian warga juga tak terganggu. Yang terganggu kan hanya ada beberapa rumah yang berada di bantaran sungai,” katanya.

Berbagai bantuan pun masih mengalir bagi warga yang menjadi korban banjir bandang. Di antaranya dari Hotel Sabda Alam dan Disperindag Garut.

Direktur Sabda Alam Beni Hidayat mengatakan memberi bantuan berupa sembako, alat mandi, dan kebutuhan lainnya bagi warga. Bantuan itu diharapkan bisa mengurangi beban warga yang terdampak

“Kami membawa sembako dan kebutuhan lain dan langsung diserahkan ke warga. Kami banyak dengar warga butuh sejumlah alat sehari-hari, jadi kami bawa ke sini,” ucap Beni.

Baca juga : Sehari, 27 Warga Garut Positif Corona

Kepala Disperindag Garut Gania menyebut menyerahkan bantuan yang berasal dari pegawai dan pedagang pasar. Bantuan kali ini merupakan yang kedua kalinya diberikan.

“Yang pertama itu bantuannya berasal dari para pedagang. Kalau yang sekarang, 80 persen dari pegawai, sisanya dari pedagang. Para pedagang juga bersemangat untuk membantu yang terdampak,” terangnya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.