Pasca Listrik Padam Serentak, Nasib PLN Makin Tragis

58
0

JAKARTA – PLN menjadi bulan-bulanan masyarakat setelah terjadinya pemadaman listrik secara serentak di Jabodetabek, Banten dan Jawa Barat.

Setelah sebelumnya mendapatkan teguran dari Presiden Jokowi Dodo, PLN lantas dicecar oleh DPR RI yang dilanjutkan oleh Ombudsman RI.

Tak sampai disitu saja, PLN juga digugat Rp313 triliun dalam class action yang didaftarkan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Terbaru, PLN juga terancam akan dipolisikan ke Bareskrim Polri oleh Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu.

Ketua Umum FSP BUMN Bersatu, Arief Poyuono membenarkan rencana pelaporan PLN atas insiden pemadaman listrik total tersebut.

“Kemarin FSP BUMN Bersatu ke Bareskrim konsultasi, di mana Serikat Pekerja BUMN Bersatu akan membuat laporan terkait pemadaman listrik PLN,” katanya dikonfirmasi, Kamis (8/8/2019).

Dalam konsultasi tersebut, pihaknya menanyakan apakah bisa pemadaman listrik total dapat berujung pada pidana atau tidak.

“Rencananya kami akan melaporkan PLN ke Bareskrim Polri pekan depan,” ungkapnya.

Waketum Gerindra tersbeut mengatakan, pemadaman listrik tersebut megakibatkan kekacauan dan bencana ekonomi.

Ia menilai PLN teledor dan diduga kuat adanya unsur kesengajaan.

Salain itu, Arief juga mengatakan, berdasarkan masukan dari kawan-kawan di PLN, tidak mungkin pembangkit trans misi rusak secara bersamaan.

“Masa dalam waktu bersamaan tujuh turbine pembangkit di Suralaya, satu turbin pembangkit di Cilegon, sistem transmisi di Ungaran dan Pemalang bisa bersamaan rusaknya,” heran dia.

“Secara teknikal manapun tidak mungkin terjadi dan masa tidak ada emergency procedure-nya,” lanjutnya.

Arief juga menegaskan, Direksi PLN harus bertanggungjawab penuh atas kejadian tersebut.

“Maka itu kita akan melaporkan Direksi PLN ke polisi. Bukan hanya yang dilakukan teman-teman LSM mengugat melalui unsur perdata, tapi kita akan kaji di unsur pidana,” pungkasnya. (ruh/pojoksatu/radartasik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.