Pasca Sahur Rawan Berandalan Motor

112

TASIK – Kerawanan gangguan Kamtibmas dari berandalan motor disinyalir tidak hanya terjadi malam dan dini hari saja. Setelah sahur pun polisi menilai masih menjadi jam rawan.

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Febry Kurniawan Ma’ruf SIK SH mengatakan bulan Ramadan tidak membuat polisi menurunkan pengawasan situasi di masyarakat. Salah satunya dari gangguan kamtibmas berandalan bermotor.

“Kita lakukan operasi melalui Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD) bersama jajaran TNI,” ungkapnya di sela pembagian takjil di Taman Kota, Rabu (15/5).

Waktu yang disoroti dan dinilai cukup rawan yakni di malam akhir pekan. Sejauh ini terpantau banyak remaja masih beraktivitas malam hari. “Memang ada kegiatan anak-anak muda yang patut kita antisipasi,” tuturnya.

Adapun jam yang dianggap rawan tidak hanya di malam hari. Menurutnya pasca sahur pun gangguan berandalan bermotor masih tetap diwaspadai oleh aparat. “Setelah berbuka puasa, menjelang sahur dan setelah sahur,” katanya.

Seperti yang terjadi beberapa waktu lalu di mana Sat Sabhara Polres Tasikmalaya Kota mengamankan belasan remaja yang diduga kelompok berandalan bermotor. Mereka membuat keributan di Jalan Perintis Kemerdekaan Kecamatan Cihideung.

Salah satu di antaranya ditemukan mengalami luka-luka dan diarahkan supaya membuat laporan polisi. Petugas pun mengamankan sejumlah benda diduga digunakan senjata yakni bebatuan dan batangan besi.

Terkait kelanjutan temuan tersebut, kepolisian masih melakukan pendalaman. Ketika terbukti melakukan tindak pidana, maka akan diproses secara hukum. “Saat ini masih kita dalami,” ungkapnya.

Selain tindakan represif, polisi juga melakukan upaya edukatif kepada masyarakat. Seperti halnya pembinaan anak-anak yang bermain petasan pasca subuh. (rga)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.