Pasien Corona di Kota Tasik yang Meninggal Dapat Santunan Rp15 Juta

132
0
PEMAKAMAN. Satgas Covid-19 memakamkan pasien meninggal di TPU Aisha Rasyida, Rabu (4/11).

Keluarga pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19, akan diberikan santunan Rp 15 juta oleh pemerintah pusat.

Namun dari 17 pasien Covid-19 meninggal, baru tiga orang yang diajukan oleh Pemerintah Kota Tasikmalaya.

Sekretaris Dinas Sosial Kota Tasikmalaya, Hendra Budiman mengatakan jika setiap pasien Covid-19 yang meninggal dunia, keluarganya akan diberi bantuan.

Namun bukan dari pemerintah kota, tapi dari Kementerian Sosial.

“Satu pasien itu Rp 15 juta santunannya,” ujar Hendra kepada Radar, Kamis (5/11).Disinggung soal jumlah pasien Covid-19 meninggal yang sudah mencapai 17 orang, Hendra menyebut belum semua santunan diajukan.

Hal itu, kembali lagi kepada kesediaan keluarga atau ahli waris untuk memprosesnya. “Karena ada keluarga yang tidak menerima pasien meninggal karena Covid-19,” tuturnya.

Baca juga : SERU! 4 Paslon Bupati Tasik Saling Serang saat Debat Publik, Ikan Jadi Bahasan..

Pihaknya tidak bisa memastikan keluarga menolak atau tidak. Namun pengajuan membutuhkan beberapa dokumen sebagai syarat. Di antaranya yakni fotokopi KTP dan KK, keterangan ahli waris dan nomor rekening.

“Termasuk hasil swab test dan keterangan meninggal akibat Covid-19,” tuturnya.

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 Kota Tasikmalaya, kasus meninggalnya pasien masih terus terjadi tercatat ada 17 pasien yang meninggal dan dimakamkan dengan protokol khusus.

Kasus meninggal terakhir yakni hari Rabu (4/11) di mana Satgas memakamkan dua jenazah pasien Covid-19 dalam sehari. Kedua pasien merupakan warga Kecamatan Tawang dan Tamansari. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.