Pasien Covid-19 di Kota Banjar Bertambah, Tim Medis Kedodoran..

580
0

BANJAR – Penambahan jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di RSU Asih Husada tidak dibarengi dengan penambahan jumlah tenaga medis. Menurut Direktur RSU Asih Husada Wiwik Nur Santi, jumlah tenaga kesehatan masih kurang jika melihat jumlah pasien yang diisolasi di rumah sakit.

“Baru ada dua tambahan tenaga kesehatan. Sejauh ini kendala kami dalam menangani kasus Covid ini mungkin dari kebutuhan tenaga kesehatan, jumlahnya kurang jika dibanding penambahan pasien Covid-19. Dengan kondisi ini kami membagi dua tenaga kesehatan untuk penanganan pasien umum dan penanganan pasien isolasi khusus Covid-19,” kata dia Selasa (10/11).

Baca juga : Ini Ranking Nilai 7 Calon Kepala Dinas di Kota Banjar

Kondisi ini, kata dia, sudah disampaikan ke Dinas Kesehatan dan wali kota. Ia berharap kebutuhan tenaga medis segera terpenuhi agar penanganan pasien Covid-19 maksimal.

“Sebelum penambahan jumlah perawat ada 15 orang. jadi sekarang totalnya 17 perawat setelah ada tambahan dua orang. Idealnya nambah 15 orang lagi. Tapi bila tidak memungkinkan, minimal kami minta tambahan 6 hingga 8 orang lagi,” kata dia.

Dinas Kesehatan Kota Banjar sebelumnya sudah melakukan pembahasan pemenuhan sumber daya manusia (SDM) untuk diperbantukan di Rumah Sakit Asih Husada sebagai rumah sakit yang merawat pasien terpapar virus Covid-19. Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjar H Budi Hendrawan mengatakan sudah menggelar rapat dan koordinasi dengan pihak rumah sakit serta puskesmas setempat.

“Pasien yang terpapar virus Covid-19 semakin bertambah, untuk itu kita melakukan rapat dengan pihak terkait mengenai pelebaran kapasitas ruangan untuk di rumah sakit asih husada sebagai rumah sakit yang merawat pasien positif,” kata Budi Hendrawan. (cep)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.