Pasien Covied-19 Melonjak, Pemkot Tasik Kekurangan Dana & Tenaga Medis

432
0
radartasikmalaya.com
ilustrasi covid-19/ radartasikmalaya.com

KOTA TASIK – Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya kini kekurangan anggaran penanganan Covid-19 gelombang kedua dengan kasus yang membludak, termasuk tenaga medis.

Jumlah itu hasil hitungan untuk penyewaan 2 hotel yang akan dijadikan Rumah Sakit (RS) darurat dan kontrak perawat sampai dokter spesialis yang baru.

“Setelah melakukan rapat beberapa kali, kita kekurangan biaya untuk penanganan Covid-19 sebanyak Rp14 miliar,” ujar Wali Kota Tasik, Budi Budiman kepada radartasikmalaya.com, Jumat (02/10).

“Kita ada sisa anggaran Rp4 miliar dan kurangnya Rp10 miliar. Soalnya kalau dicanangkan di APBD sudah gak bisa,” sambungnyan

Terang Budi, pihaknya selama ini telah kehabisan tempat isolasi karena semua rumah sakit dan ruang isolasi Rusunawa Universitas Negeri Siliwangi (UNS) Tasikmalaya pun telah penuh.

Sementara, pasien positif hasil swab klaster pesantren di wilayahnya setiap harinya terus bertambah dan masih dilakukan tracing.

Sehingga, pihaknya akan segera menyediakan RS darurat di dua hotel yang selama ini sedang proses negosiasi.

Jika nantinya dua hotel tersebut masih penuh, Budi pun akan mengaktifkan gelanggang olahraga (GOR) di Komplek Dadaha, Kota Tasikmalaya, dijadikan RS darurat selanjutnya.

“Kenapa kita fokus hotel, karena sudah berbentuk kamar-kamar dan fasilitas sanitasinya sudah lengkap untuk dijadikan ruang isolasi. Nah, kalau di GOR dulu butuh fasilitas pendukung lainnya karena kondisinya terbuka,” terangnya.

Tambah Budi, hari ini pihaknya telah melayangkan surat permohonan dukungan penanganan Covid-19 kepada Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Dia berharap, bantuan itu akan cepat direalisasikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pusat untuk memperlancar proses penanganan Covid-19 yang membludak di Kota Tasikmalaya sekarang ini.

“Memang kondisi seperti sekarang ini tak diprediksi sebelumnya. Kita butuh untuk kontrak baru perawat dan dokter spesialis serta sewa tempat RS darurat. Meski katanya sewa hotel dibayar oleh pusat, kita jaga-jaga jika pasien terus membludak sekarang ini,” tukasnya.

Sementara itu pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Tasik hari ini bertambah 2 pasien.

Maka total kasus positifnya kini menjadi 208 kasus, dengan rincian 137 pasien positif dikarantina dan 9 pasien meninggal dunia.

(rezza rizaldi)

Berita Terkait :

Kasus Corona di Kota Tasik Terus Nambah, Ini Gedung-Gedung yang Bakal Dipake Ruang Isolasi

Positif Covid-19 Membludak, 2 Hotel di Kota Tasik Bakal Dipake Ruang Isolasi

INNALILLAHI.. Sore Ini, Kasus Positif di Kota Tasik Nambah Lagi 13 Warga, Sehari 53 Kasus

PARAH! Hari Ini Nambah Lagi 40 Warga Kota Tasik Positif Covid-19

Kasus Corona di Kota Tasik Naik Terus, Pemprov Bantu 10 Ribu Alat Rapid Test

Kasus Covid-19 di Kota Tasik Nambah Lagi 4 Orang, 33 Diisolasi di Rusunawa 48 di RSUD

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.