Pasien Positif Corona di Garut Kota Bertambah 1 Orang, Kawasan Perekonomian Disemprot Desinfektan

148
0
SEMPROT. Pemerintah Kabupaten Garut melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah ruas jalan di wilayah perkotaan Garut,  Minggu (26/4).

GARUT KOTA – Pemerintah Kabupaten Garut melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah ruas jalan di wilayah perkotaan Garut,  Minggu (26/4).

Penyemprotan ruas jalan perkotaan seperti Jalan Ranggalawe, Jalan Ahmad Yani, Jalan Guntur, Jalan Bank, Jalan Pajajaran, dan beberapa ruas jalan ini sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 khususnya di wilayah perkotaan.

Baca juga : Hindari Kerumunan Massa, Setiap Sore HZ Mustofa Kota Tasik Ditutup 2 Jam

“Sekarang ditemukan ada satu lagi positif. Jadi ada dua yang positif Covid-19 di Garut Kota ini. Jadi sebagai antisipasi kita semprot disinfektan, “ ujar Camat Garut Kota, Bambang Hafidz, kepada wartawan, kemarin.

Dengan penyemprotan disinfektan ini, kata dia, sebagai upaya untuk memutus penyebaran Covid-19 di wilayah Garut Kota. Maka dari itu penyemprotan ini akan dilakukan secara berkala dan berkelanjutan.

Bambang mengatakan  selain upaya penyemprotan ini,  pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan membiasakan diri hidup bersih dan sehat di lingkungannya.

“Patuhi imbauan pemerintah dalam hal sosial dan psycal distancing. Jangan diabaikan imbauan pemerintah ini, “ ujarnya.

Terpisah,  Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Garut,  Ricky Rizki Darajat mengatakan  penyemprotan disinfektan sekala besar di wilayah perkotaan Garut ini dilakukan untuk memperkecil penyebaran Covid-19.

“Di wilayah Garut Kota ini ada dua orang,  yang terakhir ada KC-7,” terangnya.

Selain melakukan penyemprotan,  kata dia, tim penanganan Covid-19 melakukan rapid test terhadap 47 orang yang diduga ada kontak erat dengan salah satu warga yang positif Covid-19 atau KC-6 di Kecamatan Cikajang.

“Hasil rapid test semuanya dinyatakan non reaktif (negatif). Tapi kami juga memeriksa test swab terhadap beberapa orang yang sangat erat kontaknya dengan KC-6 ini, “ terangnya.

Untuk perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Garut sampai Minggu (26/4) sampai pukul 16.00, totalnya ada 2.830 kasus yang terdiri dari OTG, ODP, PDP dan positif.  Untuk OTG, jumlahnya 485 orang, dimana 303 masih dalam tahap observasi dan 182 selesai masa observasi tanpa ada kasus kematian.

ODP, jumlahnya 2.291 kasus, dimana 97 kasus masih pemantauan, 7 dalam perawatan, dan 2.187 selesai pemantauan. Dari jumlah tersebut 10 diantaranya meninggal.

“Hasil temuan ODP saat ini yang dirawat di fasilitas kesehatan ada 4 orang. Saat ini masih dalam penanganan, “ terangnya.

PDP,  47 kasus dimana 4 kasus sedang dalam perawatan dan 43 kasus selesai pengawasan dimana 8 diantaranya meninggal.

Baca juga : Sehari, 2 Pasien ODP & PDP di Garut Meninggal Dunia

Untuk yang positif,  sampai saat ini ada 7 kasus, terdiri 5 dalam perawatan di rumah sakit, 1 kasus isolasi mandiri di rumah menunggu hasil laboratorium dan 1 kasus  meninggal dunia.

Ricky mengimbau dan mengingatkan kepada masyarakat untuk senantiasa mematuhi semua anjuran pemerintah dalam upaya mencegah penyebaran virus Covid-19. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.