Pasien Positif Corona di Kota Tasik Bertambah, Begini Kata Tim Covid-19

2162
0

KOTA TASIK – Jumlah pasien terkonfirmasi positif covid-19 (corona) di Kota Tasikmalaya terus mengalami peningkatan.

Selasa (7/04) pagi, tercatat total 9 kasus positif corona, 1 diantaranya meninggal dunia, 1 sembuh dan 7 pasien masih dalam perawatan yang tersebar di beberapa rumah sakit Kota Tasik.

“Ya, per hari ini pasien positif meningkat jadi 9 kasus. 7 diantaranya masih dirawat, 1 sembuh dan 1 meninggal dunia,” ujar Juru Bicara Tim Krisis Center Covid-19, sekaligus Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Tasikmalaya, Uus Supangat kepada radartasikmalaya.com.

Sedangkan jumlah Pasien dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 15 kasus, 2 diantaranya masih dalam pengawasan, 12 selesai pengawasan dan 1 meninggal dunia.

Untuk jumlah Orang dalam Pemantauan (ODP) pun di wilayah Kota Tasik meningkat drastis menjadi 800 orang karena tingginya lonjakan pemudik.

“Jumlah ODP pun meningkat drastis karena adanya lonjakan pemudik. Dari 800 ODP, 557 orang diantaranya masih dalam pemantauan dan 243 selesai pemantauan sudah kembali ke rumahnya masing-masing,” bebernya.

Sampai sekarang, tambah Uus, pihaknya bersama seluruh tim medis terus berupaya untuk menekan penyebaran corona terutama yang terkonfirmasi positif.

Seluruh kasus jumlah positif tersebut diketahui melalui tes swab dan rapid test dan adanya peningkatan kenaikan status dari beberapa pasien PDP ke confirm positif selama ini.

“Dari 9 kasus positif itu, 3 diantaranya diketahui melalui tes swab dan 6 lainnya melalui rapid tes,” tambahnya.

Terpisah, Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk memakai masker saat bepergian keluar rumah.

Penambahan data penyebaran corona di wilayahnya membuat semua pihak harus terus waspada untuk menghambat jumlah penyebaran.

“Kami wajibkan seluruh masyarakat untuk memakai masker jika bepergian keluar rumah,” singkatnya.

Budi pun bersama tim gugus tugas penanganan percepatan covid-19 di wilayahnya terus berupaya menyaring dan mendata para pendatang terutama yang berasal dari beberapa daerah zona merah.

Tim gabungan pun terus berupaya maksimal berjaga di 8 pos penjagaan perbatasan untuk meminimalisasi jumlah penyebaran covid-19 yang disebabkan oleh para pemudik dari zona merah.

(rezza rizaldi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.