Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.4%

19.9%

7.3%

69.4%

Pasien Positip Corona di Kota Tasik Tertular di Tempat Kerja

11318
0
PINTU RUANG ISOLASI. Warga duduk di sekitar pintu masuk ruang isolasi RSUD dr Soekardjo Selasa (12/5). Di ruang isolasi itu, dua pasien positif Covid-19 yang baru ditangani. RANGGA JATNIKA / RADAR TASIKMALAYA

TAWANG – Jumlah pasien positif Covid-19 di Kota Tasikmalaya bertambah lagi dua orang, Selasa (12/5). Salah satu diantaranya tertular oleh rekannya di lingkungan kerja.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya dr Uus Supangat mengatakan kedua pasien merupakan hasil tracing dari pasien 01 dan 02. Sebelumnya hasil rapid test mereka negatif, namun ketika dites ulang, hasilnya berubah.

Baca juga : Data Penerima Bansos Kota Tasik Amburadul, Ini Kata Disdukcapil & Dinsos

“Karena kalau baru tertular memang tidak akan terdeteksi, minimal sekitar lima hari,” ungkapnya.

Saat ini, kata Kadinkes, kedua pasien sudah diproses di ruang isolasi rumah sakit dr Soekardjo. Kondisi kesehatan mereka tergolong baik, karena dari segi usia mereka masih muda.

“Kalau fisiknya baik, mereka usianya masih di bawah 45 tahun,” tuturnya.

Terungkapnya dua pasien ini, kata Kadinkes, menunjukkan telah terjadi penularan di dalam kota.

Salah satu di antara mereka tertular oleh rekannya di lingkungan kerja. “Yang satu masih serumah. Kalau satu lagi di lingkungan kerja,” kata Kadinkes membeberkan.

Namun demikian, dr Uus menyebutkan bahwa hal tersebut belum masuk kategori transmisi lokal. Pasalnya kedua orang tersebut tertular langsung oleh pasien positif yang membawa virus dari luar daerah.

“Bisa dikatakan transmisi lokal ketika sudah ada empat rangkaian kontak, ini baru kontak ke satu,” tuturnya.

Petugas tracing kembali harus bekerja keras menelusuri siapa saja yang melakukan kontak dengan kedua pasien tersebut.

Pihaknya khawatir mereka sudah menularkan virus kepada orang lain. “Memang kekhawatiran kami semakin tinggi, tapi mudah-mudahan tidak sampai terjadi,” terangnya.

Terlebih saat ini aktivitas di masyarakat, menurutnya, masih banyak yang mengabaikan physical distancing.

Di mana sore hari banyak beberapa titik jalan masih ramai. “Yang belanja pun saya lihat tetap ramai,” ujarnya.

Baca juga : Data Berantakan Berakibat Fatal, Dewan Minta Wali Kota Evaluasi Bansos Kota Tasik

Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya Drs H Ivan Dicksan mengharapkan tidak terjadi lonjakan pasien positif lagi.

Hal ini tentunya perlu kerja sama dari masyarakat untuk menerapkan physical distancing.

“Mudah-mudahan tidak ada lagi penambahan ke depannya, warga harus tetap tenang tapi juga waspada,” katanya. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.