Siapa calon Bupati Tasikmalaya pilihan anda?

0.4%

0.9%

60.8%

2.3%

0.2%

4.4%

19.6%

11.4%

0%

0.1%

0%

0%

Pasir Jenjing Tasik, Kampung Pramuka Pertama di Indonesia

764
0
CERIA. Anggota Pramuka dan warga Cigalontang foto bersama beberapa waktu lalu. Kampung Pasir Jenjing Desa Lengkongjaya Cigalontang dinobatkan sebagai Kampung Pramuka.
CERIA. Anggota Pramuka dan warga Cigalontang foto bersama beberapa waktu lalu. Kampung Pasir Jenjing Desa Lengkongjaya Cigalontang dinobatkan sebagai Kampung Pramuka.

TASIK – Sebuah kampung di Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya yakni Kampung Pasir Jenjing Desa Lengkongjaya dinobatkan sebagai Kampung Pramuka. Ini merupakan yang pertama di Indonesia dan satu-satunya di Provinsi Jawa Barat.

Humas Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka R Andi Wijanarko mengatakan, Kampung Pramuka ini pertama kali ada di Jawa Barat. Sebelumnya ada Desa Pramuka di Desa Lebaharjo Kabupaten Malang.

“Untuk Kampung Pramuka sendiri ini baru pertama di Indonesia,” katanya kepada Radar Senin (10/2).

Baca Juga : Kadisik Kota Tasik: Study Tour tak Wajib Diikuti Siswa

Adanya Kampung Pramuka ini salah satu inisiatif positif masyarakat.

“Ini merupakan harapan dari Gerakan Pramuka untuk mewujudkan kolaborasi dengan masyarakat. Kampung Pramuka juga bisa jadi laboratorium untuk adik-adik Penggalang yang datang ke sini,” katanya.

Tambah dia, anggota Gerakan Pramuka bisa langsung turun ke masyarakat dengan adanya Kampung Pramuka ini.

“Diharapkan Kampung Pramuka jadi magnet dan mendatangkan orang-orang dari luar daerah Tasikmalaya untuk berkunjung,” katanya.

Baca Juga : Wow.. MAN 2 Kabupaten Tasik Borong Piala AFF

Dengan adanya Kampung Pramuka ini diharapkan setiap generasi menerapkan Trisatia dan Dasadarma. Anak muda secara tidak langsung dipicu mempelajari Pramuka. Andi menjelaskan, proses terbentuknya Kampung Pramuka ini cukup cepat, setelah deklarasi pada 6 Agustus 2019, lalu 6 bulan kemudian terbentuk Kampung Pramuka. Sebab, sambungnya, identitas Gerakan Pramuka sudah ada di kampung tersebut.

“Di kampung Pasir Jenjing sudah ada pioneering, tunas kelapa dan adanya tanaman-tanaman apotek hidup. Ke depannya saya sarankan ada identitas khusus semacam tugu agar lebih mengena,” jelas dia.

Menurut dia, Kampung Pramuka tersebut harus mampu menarik perhatian sehingga Gerakan Pramuka di daerah lain berminat untuk datang.

“Tentu itu harus adanya berbagai persiapan mulai dari fasilitas penunjang seperti tempat menginap dan lainnya. Saya yakin selain sebagai tempat belajar juga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat,” tutur dia.

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.