Paslon Aziez-Haris Diklaim Kandidat Paling Patuh Anjuran dan Kebijakan KPU

216
0
Istimewa. IKUT ATURAN. Pasangan Azies-Haris bersama tim saat menunggu jadwal keberangkatan rombongan di area kantor KPU Kabupaten Tasikmalaya menuju Kota Bandung untuk menjalani tes kesehatan, Selasa (8/9).

Bakal pasangan calon, H Azies Rismaya Mahpud-H Haris Sanjaya diklaim menjadi kandidat paling patuh terhadap anjuran dan kebijakan yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tasikmalaya. Aspek kepatuhan tersebut, menjadi kredit poin tersendiri dalam mengikuti kontestasi Pilkada 2020 mendatang.

Juru Bicara Azies Rismaya Mahpud, Ustaz Iri menceritakan saat keberangkatan menuju Kota Bandung untuk menjalani medical check-up. Baik Azies maupun Haris, disiplin dalam mengikuti ketentuan yang dijadwalkan KPU. Salah satunya, ikut rombongan bersama-sama untuk berangkat ke Bandung, dengan pengawalan pihak kepolisian.

“Tadi KPU mengakui, kalau pasangan Azies-Haris saja yang tertib. Meski tidak melabrak Undang-Undang, ketika KPU menjadwalkan berangkat bersama di sini pukul 14.0, ya kita sudah tiba setengah jam sebelumnya, dan ikut berangkat beserta rombongan,” tuturnya kepada Radar, Selasa (8/9).

Menurutnya, setiba di Bandung pun, Azies dan Haris menginap di hotel yang sudah ditentukan KPU. Meski Azies memiliki kediaman di Kota Kembang, dirinya tetap melaksanakan apa yang sudah diagendakan KPU, sebelum mengikuti tes kesehatan yang dilaksanakan hari ini (9/9).

“Bukan kita tidak ada fasilitas, tetapi demi menjaga wibawa dan kebijakan KPU, ya kita ikuti saja sesuai prosedur yang ditentukan. Bahkan, kita juga akan dikawal dua hari penuh kepolisian, sementara calon lain informasinya malah sudah pada di Bandung duluan mendahului rombongan KPU,” katanya memaparkan.

Ustaz Iri menambahkan Azies dan Haris sangat memperhatikan hal terkecil, salah satunya memperhatikan asas kepatuhan dan taat aturan. Sebab ingin memperlihatkan bahwa calon pemimpin itu haruslah memberi contoh dan menjadi teladan bagi masyarakat.

Loading...

“Agama juga menjelaskan, ketika hal kecil saja tidak ditaati, jangan harap hal besar bisa dijamin taat. Itulah, yang Pak Azies laksanakan, karena ingin menunjukkan contoh baik dari aspek terkecil sekalipun diperhatikan,” kata dia.

“Kalau kita mau ego juga, ya lebih bisa. Gunakan fasilitas sendiri, berangkat sendiri. Tapi, masa hal seperti ini saja tidak patuh. Esensinya bukan itu, kita memastikan saja bahwa apa yang diatur KPU kita ikuti dan jalankan dengan penuh kesadaran dalam berkontestasi Pilkada ini,” tambah Ustaz Iri. (igi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.