Raih Lima Gelar Juara Dunia Kelas Utama

Patahkan Rekor Rossi

18

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

MOTEGI – Marc Marquez mencetak sejarah. Namanya kini pantas disejajarkan dengan para legenda MotoGP. Kesuksesan mengunci gelar juara musim ini, The Baby Alien – julukan Marquez sukses mematahkan rekor The Doctor, Valentino Rossi.

Marquez berjaya di Sirkuit Motegi, Jepang, Minggu (21/10). Pembalap Repsol Honda itu, merayakan selebrasi kemenangan usai merebut podium utama sekaligus mengunci juara dunia MotoGP 2018. Ini adalah gelar juara dunia kelima Marquez.

Lelaki asal Spanyol itu meraih lima gelar juara dunia MotoGP, pada usia 25 tahun 246 hari. Mematahkan rekor legenda hidup MotoGP, Valentino Rossi yang saat itu juga meraih gelar kelimanya pada usia 26 tahun 221 hari pada 2005 silam.

Pencapaian Marquez itu juga semakin melegitimasi namanya yang kian pantas disejajarkan dengan para legenda MotoGP.

Bahkan, untuk semua ajang balapan dunia di semua kelas pemuda berpostur 167 cm itu masuk dalam daftar deretan pembalap yang minimal telah mengoleksi tujuh gelar juara dunia.

Dikutip di situs resmi MotoGP, Marquez mengungkapkan optimisme sebelum balapan dimulai.

“Kami selalu mencoba memulai balapan dengan baik. Dan akhirnya saya bisa juara,” ujarnya.

Pada balapan di Motegi, Marquez bersaing ketat dengan Andrea Dovizioso. Dia sempat me­nyalipnya pada lap ke-13. Marquez pun akhirnya mampu merebut posisi pertama saat balapan me­nyisakan empat lap lagi.

Sayangnya Dovi yang terus menempel Marquez terjatuh di dua lap kemudian.

“Saya merasa sangat bagus. Sepanjang pekan ini saya memang bekerja sangat keras untuk meraih hasil bagus pada balapan kali ini. Sayang, saya kecewa karena Dovi tak naik podium. Padahal dia pantas mendapatkannya,” ungkap Marquez dikutip BBC.

Perjuangan The Baby Alien tidak hanya sampai di sini. Dia akan terus berjuang untuk mempersembahkan gelar juara dunia di musim-musim yang akan datang.

“Saya tidak pernah memikirkan catatan, karena setiap musim pasti berbeda. Tetapi saya memiliki kontrak dua tahun dengan Honda dan saya akan berusaha memperjuangkan kejuaraan,” ungkapnya seperti Crash.

“Di pra musim saya akan bekerja untuk gelar lain dan ini adalah caranya. Saya tahu bahwa saya akan mendapat tekanan, seperti semua pembalap top. Tetapi semua pembalap top bekerja untuk memenangkan kejuaraan. Jika Anda menyelesaikan kedua, itu adalah musim yang baik, tetapi tujuannya tidak tercapai. Selama saya tinggal di sini, saya akan mencoba untuk meningkatkan jumlah ini,” bebernya. (rdi/fin/yfi)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.