Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.9%

19.6%

8.2%

68.3%

Patroli Gencar, Pelanggaran Protokol Kesehatan di Kota Tasik Tetap Menjamur

95
0
IST KOLABORASI. Kasat Lantas Polres Tasikmalaya Kota AKP Bayu Tri Nugraha memberikan santunan kepada tim ganjal di jalur Gentong, Tasikmalaya, Jumat (28/8).

MANGKUBUMI – Gugus Tugas gencar melakukan patroli setiap harinya untuk mengecek dan menindak warga yang melanggar protokol kesehatan. Namun pelanggaran selalu ada dan seolah tidak ada habisnya.

Berdasarkan data Gugus Tugas, sampai 26 Agustus 2020 tercatat ada 844 penindakan yang dilakukan oleh petugas. jumlah tersebut yakni 820 warga tak bermasker, dan 24 pengelola usaha yang mengabaikan aturan protokol kesehatan.

Baca juga : Hasil Musda Golkar Kota Tasik Deadlock

Kabid Tibum dan Tranmas Dinas Satpol PP Kota Tasikmalaya, Yogi Subarkah mengatakan untuk warga tak bermasker, hanya 18 orang yang memilih bayar denda. Selebihnya memilih kerja sosial dengan menyapu jalan sambil mengenakan rompi khusus. “Tetap kebanyakan pilih kerja sosial,” tuturnya kepada Radar, Kamis (27/8).

Sementara untuk pelaku usaha, rata-rata pelanggarannya yakni beroperasi melebihi jam operasional yang ditetapkan. Namun tidak semua dilakukan penyegelan. “21 kita beri peringatan, dan 3 kita segel sementara,” katanya.

Disinggung masih banyaknya pelanggaran di masyarakat, hal itu diakui Yogi. Karena pola pikir masyarakat masih menganggap protokol kesehatan atau penggunaan masker merupakan hal sepele. “Ibarat pakai helm, dari dulu sampai sekarang masih ada saja yang mengabaikannya,” tuturnya.

Akan tetapi, pihaknya tidak akan bosan untuk mengingatkan dan menindak warga yang melanggar. Karena jika hal itu tidak dilakukan, maka situasi sangat memungkinkan akan lebih parah. “Ditindak saja masih ada yang melanggar, bagaimana kalau kita biarkan,” katanya.

Untuk itu, petugas Gugus Tugas masih melakukan tugasnya dalam menangani Covid-19. Sebagaimana diketahui, Gugus Tugas sudah dihentikan dan mengalami perubahan struktur menjadi satgas.

Baca juga : Musda Golkar Kota Tasik Diwarnai Kericuhan, Mayoritas PK Sempat Tolak LPJ

Juru Bicara Gugus Tugas Kota Tasikmalaya, Drs H Ivan Dicksan mengatakan bahwa pada prinsipnya di pusat pun tetap sama. Hanya saja pola gerakan yang dibagi ke dalam dua bidang. “Satu bergerak di penanganan Covid-19, dan satu lagi bergerak dalam hal pemulihan ekonomi,” tuturnya.

Untuk Gugus Tugas tingkat daerah, sementara ini masih bergerak seperti sebelumnya. Namun tidak menutup kemungkinan secara struktur mengikuti pola yang digunakan pemerintah pusat. “Kami pun masih menunggu juklak juknisnya, sementara kita masih gunakan pola Gugus Tugas,” pungkasnya. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.