PbM-KP Unsil di Sadananya Ciamis, Ini Programnya..

58
0
ISTIMEWA PENGABDIAN MASYARAKAT. Tim Pelaksana PbM KP Unsil bersama kelompok tani Ciputri Subur di Desa Mekarjadi Kecamatan Sadananya Ciamis usai sosialisasi optimalisasi pekarangan rumah teknik vertikultur sayuran, beberapa waktu lalu.
Loading...

TASIK – Dosen Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya melaksanakan pengabdian kepada masyarakat skema ketahanan pangan (PbM-KP) melalui optimalisasi pekarangan rumah dengan teknik vertikultur sayuran di Desa Mekarjadi Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis. Pendampingan dan praktik pembuatan media tanam mulai 2 hingga 12 November 2020.

Dilaksanakan oleh Tim PbM KP Unsil yaitu Mufti Ali SPd MPd, Dr Romy Faisal Mustofa MPd dan Fitri Kurniati Ir MP. Serta didukung oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Penjaminan Mutu Pendidikan (LP2M-PMP) Unsil.

Ketua Tim Pelaksana PbM-KP Mufti Ali SPd MPd mengatakan, berawal dari masalah yang dihadapi kelompok tani Ciputri Subur 1 dan Ciputri Subur 4 di Desa Mekarjadi Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis yang terdampak wabah pandemi Covid 19 berimbas pada kerentanan dalam bidang kesehatan, ekonomi dan ketahanan pangan.

Baca juga : Libur Natal dan Tahun Baru, ASN Kota Tasik Diminta tak Keluar Daerah

“Solusi yang bisa dioptimalkan pada permasalahan tersebut harus adanya pemanfaatan pekarangan rumah yang menjadi salah satu sumber pangan masyarakat. Untuk itu memenuhi kebutuhan gizi sehari-hari di masa pandemi Covid-19 kami membuat optimalisasi pekarangan rumah dengan teknik vertikultur,” katanya kepada Radar, Jumat (27/11).

Loading...

Melihat tersebut, tim pengabdian memberikan solusi kepada masyarakat, salah satunya menjaga kebutuhan pangan tetap terpenuhi meski tetap ada di rumahnya masing-masing.

“Caranya menggunakan teknologi penanaman vertikultur yang sangat memungkinkan bisa dilakukan oleh masyarakat. Oleh karenanya kami melakukan pendampingan dan praktik bercocok tanam dengan teknologi terbarukan di Desa Mekarjadi Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis yang sejatinya mempunyai lembaga kelompok tani Cisubur Putri 1 dan Cisubur Putri 4,” ujarnya.

Selain sosialisasi, sambung Mufti, juga kelompok tani diberikan pendampingan mengenai pengoptimalan pekarangan rumah.

Yaitu dengan menambah pengalaman dalam dan membuat media serta perlengkapan bercocok tanam dengan teknik vertikultur.

“Untuk meningkatkan ketahanan pangan di masa pandemi Covid-19, memberikan informasi mengenai teknik pembibitan dan penanaman sayuran sawi, kangkung darat dan pakcoi.

Serta memberikan praktik membuat perlengkapan dan peralatan teknik vertikultur sayuran,” katanya.

Pengabdian pada masyarakat ini, selain meningkatkan pemahaman tentang pencegahan Covid-19. Mereka juga dapat terampil dalam bercocok tanam di media yang pertanian terbarukan.

“Maka mampu menghasilkan produk sayuran secara mandiri dan inovatif,” ujarnya.

Ketua Gapoktan Ciputri Subur 4 Ohin menyampaikan, dengan adanya tim pengabdian Unsil ini, masyarakat mulai adanya pemahaman mengenai ketahanan pangan melalui optimalisasi pekarangan rumah dengan media vertikultur.

Apalagi difasilitasi pembagian bibit dan perlengkapan pembuatan media ventrikultur kepada perwakilan masyarakat.

“Dengan model penanaman ini, kita bisa beraktivitas di rumah masing-masing. Jadi selain bisa memenuhi kebutuhan rumah tangga untuk ketahanan pangan serta bisa untuk kegiatan perekonomian,” katanya. (riz)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.