PCNU Galang Bantuan untuk Korban Banjir di Jakarta

78
0

SINGAPARNA – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tasikmalaya melalui GP Ansor dan Banser membuka posko untuk menggalang bantuan bagi korban bencana banjir di Jakarta, Jumat (3/1).

Ketua PCNU Kabupaten Tasikmalaya KH Atam Rustam MPd mengatakan, dibukanya posko bantuan bencana untuk para korban banjir di Jakarta. Sehingga, bagi masyarakat yang akan memberikan bantuan bisa dikumpulkan dalam posko ini, nantinya akan didistribusikan kepada korban banjir.

“Kita instruksikan kepada banom NU yaitu Banser dan Ansor sebagai bentuk solidaritas dan bakti sosial untuk para korban banjir di Jakarta,” kata KH Atam kepada Radar, kemarin.

Ketua GP Ansor Kabupaten Tasikmalaya Asep Muslim menambahkan, posko bantuan ini sudah dibuka sejak, Kamis (2/1) sore. Pendirian posko ini sebagai wadah penyaluran bencana dari warga Tasikmalaya untuk korban banjir Jakarta dan sekitarnya.

“Mudah-mudahan dengan hadirnya posko ini bisa meringankan para korban bencana alam. Ini inisiatif kita membuka posko bantuan, kami menerima titipan bantuan dalam bentuk apapun dari masyarakat Tasikmalaya, nanti kita salurkan,” kata dia.

Lanjut dia, bagi masyarakat yang ingin menitipkan bantuannya, bisa langsung mendatangi posko bantuan yang berada di depan Kantor PCNU Kabupaten Tasikmalaya. Posko ini dibuka selama 24 jam dan rencananya akan berakhir pada Sabtu (4/1).

“Sejauh ini sudah ada beberapa karung pakaian layak pakai dan uang tunai. Uang tunai belum kita hitung karena kita masih membuka poskonya, setelah ditutup baru akan dihitung kemudian didistribusikan,” tambah Asep.

Kasatkorcab Banser Kabupaten Tasikmalaya Imam Mudofar menambahkan, bantuan yang sudah terkumpul akan segera dikirimkan.

“Nanti kita distribusikan ke posko bantuan Banser dan Ansor di Jakarta dan sekitarnya yang terkena dampak banjir,” katanya.

Mumu, warga Singaparna mengaku memberikan bantuan baju bekas yang layak pakai untuk korban banjir di Jakarta agar bisa dimanfaatkan.

“Mudah-mudahan bisa dipakai masyarakat yang sudah tidak punya pakaian karena rumahnya terendam banjir,” katanya.

Arip Suherman, pengendara mobil yang memberikan bantuan mengaku tersentuh ingin membantu korban banjir di Jakarta melalui bantuan uang ke anggota Banser dan Ansor. “Kalau menyalurkan sendiri tidak bisa,” katanya. (dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.