PCNU Kabupaten Tasik Imbau PAC & DPC tak Paksakan Kehendak

244
0
KH ATAM RUSTAM

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tasikmalaya mengimbau seluruh kader DPC PKB menyerahkan keputusan penentuan bakal calon yang diusung di Pilkada Tasik kepada pengurus DPP PKB.

Ketua PCNU Kabupaten Tasikmalaya Drs KH Atam Rustam MPd meminta para kader PKB baik pengurus PAC atau DPC PKB menyerahkan sepenuhnya keputusan penentuan bakal calon ke DPP PKB.

Baca juga : DPW PKB Jabar Minta Tasik Usulkan Haris, Rekom DPP Belum Saklek

“PCNU mengikuti keinginan dan keputusan ketua umum DPP PKB, siapa bakal calon yang didorong di Pilkada Tasik,” ujar KH Atam saat ditemui Radar di Kantor PCNU Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (10/3).

Menurut KH Atam, sebenarnya PAC, DPC dan Fraksi PKB Kabupaten Tasikmalaya sudah mengusulkan dan memutuskan mengajukan nama H Oleh Soleh untuk maju menjadi bakal calon Bupati Tasikmalaya di Pilkada 2020.

“Sebetulnya di tingkat grassroot (DPC, Red) sudah final mengusung H Oleh Soleh. Namun yang bersangkutan menolak,” tuturnya.

Sehingga, kata KH Atam, muncul dorongan PAC, DPC dan Fraksi PKB kepada Haris Sanjaya untuk maju sebagai bakal calon Wakil Bupati Tasikmalaya. “Nama Haris kembali mengemuka karena Pak Oleh tidak bersedia (dicalonkan, Red). Jadi pengurus di bawah mengajukan nama Haris Sanjaya,” terangnya.

Kemudian, tambah KH Atam, muncul dorongan kepada Iip Miptahul Paoz yang ditegaskan oleh KH Acep Adang dan H Oleh Soleh itu sendiri. Hingga mendapatkan rekomendasi dari DPW PKB Jabar untuk maju menjadi bakal calon wakil bupati dari PKB.

“Maka kami menyarankan agar tidak gaduh, lebih baik PKB mendorong bakal calon bupati atau Z1. Dengan mengusung H Oleh Soleh yang bisa menjadi peneduh (penengah, Red), namun semua itu tergantung keputusan DPP PKB,” katanya.

KH Atam berharap solusi terbaik bagi DPC PKB yakni menyerahkan sepenuhnya keputusan pencalonan ke DPP PKB, serta menjalankan amanah yang diberikan kepada siapapun. “Baik itu H Oleh Soleh, Iip Miftahul Paoz atau Haris Sanjaya.

Kepada semua kader PKB, apapun keputusan dari DPP, kita harus menerima apa adanya, kita kembalikan kepada Allah SWT, kita hanya usaha. Bukan kita yang memilih, jangan memaksakan kehendak,” imbau pengurus Ponpes Sukamanah HZ Mustofa ini. (dik)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.