PDAM dan BKPD Dianggap Potensial

95
0
TAMBAH PAD. Gedung Bank BPR BKPD Pangandaran yang berada di Jalan Merdeka Kecamatan Pangandaran. Deni Nurdiansah / Radar Tasikmalaya

PANGANDARAN – Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Pangandaran Solihudin menilai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang penyertaan modal Perusahaan Daerah Air Minum Daerah (PDAM) , Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Bank BPR BKPD Pangandaran dan Perumda Bank BPR BKPD Cijulang akan segera dibahas dalam waktu dekat.

“Raperda tersebut sudah masuk kedalam Program Pembentukan Perda (Propemperda) yang harus segera dibahas,” ujarnya kepada Radar, Jumat (6/12).

Menurutnya, uji petik telah dilakukan ketiga Perumda tersebut dan hasilnya memang sangat potensial. ”Ketiganya bisa mendatangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang besar bagi Kabupaten Pangandaran,” jelasnya.

Lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Pangandaran tinggal memikirkan bagaimana mengembangkan ketiga Perumda atau BUMD tersebut. ”Dimulai dari penryetaan modal dan sebagainya,” ujar dia.

Sejauh ini, lanjut dia, tidak ada permasalahan ditubuh ketiga Perumda tersebut, terutama direksi dan sebagainya. ”Sejauh ini tidak ada, kita tinggal melakukan pembahasan Raperdanya di bulan ini,” ucapnya.

Solihudin mengatakan sidang paripurna mengenai pembahasan penyertaan modal tersebut akan dilakukan pada tanggal 17 Desember mendatang.

Selain itu, pihkanya juga akan membahas mengenai Raperda tentang pembentukan rumah sakit. ”Ini akan menentukan mengenai pengelolaan keuangan, besaran retribusi dari rumah sakit Pangandaran,” ujarnya. (den)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.