PDP Corona di Kota Banjar Makin Bertambah, Ruangan Terbatas

695
0
istimewa ISOLASI. Ruang isolasi khusus Covid-19 RSUD Kota Banjar. Ruangan ini hanya bisa menampung tujuh pasien.

BANJAR – Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 di Kota Banjar terus bertambah. Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Banjar mencatat, hingga pukul 14.00 ada 39 orang yang dinyatakan ODP, sedangkan PDP berjumlah 7 orang.

Sebelumnya pada Selasa (24/3) jumlah ODP di Kota Banjar sebanyak 23 orang dan PDP 5 orang. “Jumlah ODP sebanyak 39 orang, jumlah PDP 7 orang dan untuk orang positif Covid-19 jumlahnya nol atau nihil,” kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Banjar Tomy Subagja Rabu (25/3).

Baca juga : Peduli Pangan Warganya, Wali Kota Banjar Sidak Apotek & Supermarket

Ia menjelaskan tambahan dua pasien PDP yang dirawat di RSUD merupakan warga Kota Banjar. Namun pihaknya belum menjelaskan riwayat ketujuh pasien yang kini tengah mendapat perawatan di ruang isolasi RSUD Kota Banjar tersebut.

Kata Tomy, tim gugus tugas terus berupaya melakukan tracking terhadap warga Kota Banjar yang pernah berinteraksi langsung dengan warga Bekasi yang dinyatakan positif Covid-19. Warga Bekasi tersebut sebelumnya berkunjung ke Kota Banjar pada 6 Maret 2020.

“Sudah melakukan tracking dan beberapa di antaranya (yang berinteraksi) ada yang berstatus aparatur negeri sipil (ASN). Pemkot sudah mengambil langkah kepada yang bersangkutan untuk tidak bekerja dan masuk ke dalam ODP,” ungkap Tomy.

Sementara itu, Wakil Direktur Bidang Pelayanan RSUD Kota Banjar Purkon mengatakan jumlah PDP yang dirawat di rumah sakit sebanyak 7 orang. Pihaknya menyatakan kapasitas RSUD Kota Banjar sampai saat ini hanya mampu menampung maksimal tujuh orang.

Baca juga : Kisah Pilu Warga Cilacap PDP Corona di Pangandaran, tak Diterima RS Tasik, Ciamis dan Banjar

“Jumlah yang dirawat di ruang isolasi khusus sebanyak tujuh orang. Kami tidak bisa menerima lagi jumlah pasien PDP karena terbatasnya ruang isolasi khusus. Sampai saat ini RSUD Kota Banjar hanya bisa menampung sebanyak 7 orang untuk dirawat di ruang isolasi khusus Covid-19,” kata dia.

Purkon menambahkan Pemkot Banjar tengah menyiapkan Rumah Sakit Pratama Langensari (RSPL) Kota Banjar untuk ruang isolasi pasien Covid-19. “Dari pihak sana (RSPL) sudah berkordinasi dan meminta saran untuk penataan dan perlengkapan sarprasnya apa saja untuk membuat ruang isolasi khusus Covid-19,” jelasnya. (cep)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.