Pecinta Basket Tasik, Ini yang Dilakukan Mereka Selama tak Bisa Bermain Saat Wabah Covid-19

100
0
BERBAGI. Komunitas dan Penggemar Bola Basket Kota Tasikmalaya membagikan sembako dan masker bagi warga terdampak Covid-19 Rabu (22/4). Firgiawan / Radar Tasikmalaya

Komunitas dan penggemar Bola Basket Kota Tasikmalaya membagikan paket sembako dan masker kepada masyarakat terdampak wabah Covid-19. Terutama masyarakat ekonomi lemah yang belakangan ini kesulitan mendapat penghasilan sehari-hari.

Firgiawan, Kota Tasikmalaya

Koordinator kegiatan M Salim Bayangkara mengatakan paket sembako yang didistribusikan cukup memenuhi kebutuhan selama satu minggu. Ia bersama para penggemar, komunitas, klub basket serta pihak lainnya, bersinergi menggalang dana dalam membantu warga, sekaligus bersilaturahmi menjelang Ramadan.

Baca juga : Di Kabupaten Tasik, Shalat Tarawih tak Dilarang tapi Harus Ini..

“Kita ketahui dampak wabah ini merambah ke segala aspek. Masyarakat seperti pedagang kaki lima (PKL), penarik becak serta warga di beberapa tempat tentu sangat merasakan dampak wabah ini,” kata dia saat ditemui di Jalan HZ Mustofa, Rabu (22/4).

Menurutnya, komunitas pun turut serta terjun bersama pengurus Persatuan Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kota Tasikmalaya. Mereka menyalurkan bantuan dengan menyisir sejumlah jalan utama wilayah kota, serta terhadap tetangga para anggota komunitas.

“Sedikitnya bisa meringankan beban warga. Kita akan laksanakan kontinyu dengan terus menghimpun donasi dan koordinasi,” kata Salim.

“Kami pun merasakan betul dampak Covid-19 ini. Tidak dapat menyaksikan pertandingan basket, kemudian rekan-rekan yang akan persiapan event maupun bermain basket untuk sekadar olahraga,” sambungnya.

Baca juga : Pengadaan di Setda Kabupaten Tasik Harus Diinvestigasi

Ketua Perbasi Kota Tasikmalaya Deddy Mulyana mengapresiasi dan mendukung gerakan pegiat dan penggemar bola basket tersebut. Apalagi, waktu dekat ini akan memasuki bulan puasa yang mana kondisi sebagian masyarakat cukup kesulitan dalam mendapatkan penghasilan. “Meski jumlahnya terbatas, setidaknya ini dapat membantu meringankan khususnya yang benar-benar terdampak. Kita harap bisa dilaksanakan kontinyu dan mendorong pihak lain untuk saling berbagi ditengah pandemi,” harap Deddy. (igi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.