Pedagang Kojengkang Cising Tasikmalaya Masih Jualan

71
0
MENERTIBKAN. Tim Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Sukahening bersama Polsek dan Koramil menertibkan pedagang yang masih berjualan di Jalan Baru Ciawi Singaparna, Minggu (20/12).
Loading...

SUKAHENING – Tim Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Sukahening bersama Polsek, Koramil menutup dan menertibkan pedagang pasar kojengkang dan kerumunan massa di Jalan Baru (JB) Ciawi-Singaparna (Cising) di Desa/Kecamatan Sukahening, Minggu (20/12) pagi.

Walaupun surat edaran penutupan pasar kojengkang sudah dikeluarkan oleh Pemerintah Kecamatan Sukahening dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19, tapi tetap saja masih ada beberapa pedagang yang membuka warungnya sehingga menarik pembeli dan muncul kerumunan.

Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Sukahening sekaligus Camat Sukahening Aa Khoerudin SIP mengatakan, aktivitas kegiatan berjualan yang dilakukan para pedagang kojengkang di Jalan Baru (JB) Ciawi-Singaparna masih terjadi, akhirnya diberhentikan.

“Jadi dilakukan kegiatan penutupan dan pembubaran massa yang masih beraktivitas jual beli dan berdagang. Sasarannya para pedagang pasar kojengkang dan kerumunan massa di lokasi jalan baru,” ujarnya kepada Radar, kemarin.

Baca juga : Hari Ini 16 Warga Kota Tasik Positif Covid-19 dari Klaster Perkantoran & Keluarga

Loading...

Kata dia, hasil dari penertiban dan penutupan, Tim Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Sukahening bersama Polsek dan Koramil memberikan pemahaman kepada para pedagang agar menutup dagangannya.

Kemudian, lanjut dia, memberikan imbauan kepada para pengunjung untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

“Atas kesadaran sendiri dan kepatuhan terhadap aturan, para pedagang dan pengunjung menutup dan membubarkan diri,” katanya.

Kepala Bidang (Kabid) Tantribum Satpol-PP Kabupaten Tasikmalaya Didin menambahkan, dalam penertiban para pedagang yang masih tetap buka untuk berjualan berjalan lancar tanpa hambatan.

“Alhamdulillah para pedagang tidak keberatan dilakukan penutupan, karena dasarnya sudah jelas melalui surat edaran. Hal itu tidak lain guna menekan penyebaran Covid-19,” katanya. (dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.