Pedagang Musiman Selalu Dibiarkan

93
0
AJI MUMPUNG. Puluhan stan pedagang kaki lima berdiri di badan Jalan HZ Mustofa yang biasa dijadikan lahan parkir, Senin (27/5). RANGGA JATNIKA / RADAR TASIKMALAYA

CIHIDEUNG – Menjelang Lebaran, Jalan HZ Mustofa semakin padat dipenuhi para pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di badan jalan. Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya pun diminta untuk menangani fenomena musiman tersebut.

Pantauan Radar, ada lebih dari 20 stan penjual pakaian di yang didirikan di badan Jalan HZ Mustofa, Senin (27/5). Ruang untuk parkir kendaraan pun semakin sempit ditambah lagi lalu lintas padat.

Salah seorang warga, Andi Prasetya (30) mengaku jemu dengan kondisi HZ yang dipenuhi stan pakaian. Dia semakin sulit mencari tempat parkir kendaraan. “Mau enggak mau harus parkir di lokasi yang jauh,” kata dia kepada Radar.

Tokoh masyarakat Kota Tasikmalaya Asep Rizal Asyari juga mempertanyakan sikap pemkot dengan menjamurnya PKL. Seharusnya hal ini bisa diantisipasi lebih awal karena sedikit banyak mengganggu aktivitas warga. “Harusnya pemerintah menunjukkan sikap yang tegas, karena jelas badan jalan bukan peruntukan pedagang,” ujarnya.

Asep melihat stan-stan tersebut menduduki badan jalan yang biasanya menjadi lahan parkir. Hal ini tentunya bisa mengganggu potensi juru parkir untuk mengais rezeki dan memenuhi targetnya. “Banyak efeknya, warga jadi susah parkir dan juru parkir kehilangan lapak,” tuturnya.

Hal tersebut seharusnya bisa diantisipasi pemerintah dengan menyediakan ruang khusus untuk pedagang. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.