Pedagang Sabun Kedaluarsa di Garut, Dapat Barang dari Luar Negeri

68
0
istimewa. TUNJUKKAN. Kasat Reskrim Polres Garut AKP M Devi bersama anggotanya menunjukkan barang kedaluwarsa yang dijual pelaku.
istimewa. TUNJUKKAN. Kasat Reskrim Polres Garut AKP M Devi bersama anggotanya menunjukkan barang kedaluwarsa yang dijual pelaku.
Loading...

KARANGPAWITAN – DH (40), pedagang di Kecamatan Bayongbong yang ditangkap polisi karena menjual barang kedaluwarsa mengaku mendapatkan barang jualannya dari luar negeri dan beberapa kota besar di Indonesia.

“Jadi selain dari dalam negeri, barang kadaluwarsa yang dijual pelaku ini didapat dari Malaysia,” ujar Kasat Reskrim Polres Garut AKP M Devi Farsawan kepada wartawan, Rabu (9/12).

Devi menerangkan barang kedaluwarsa seperti pembalut, popok bayi, sabun, detergen sengaja dipesan pelaku untuk dijual lagi di tokonya dengan maksud untuk mencari keuntungan lebih besar.

“Jadi pelaku ingin mencari keuntungan besar, barang-barang kedaluwarsa ini dibeli dengan harga murah dan dijual kepada warga harga normal,” ujarnya.

Dari pengakuan pelaku, barang yang dijual di toko kelontongannya sudah berjalan satu tahun. “Aksinya ini terungkap setelah warga melapor,” ujarnya.

Loading...

Saat ini pelaku sudah ditahan di Mapolres Garut. Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Perlindungan Konsumen. Ancaman hukumannya hingga 5 tahun penjara.

“Kami sangkakan Pasal 62 Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Garut mengamankan seorang pedagang di Kecamatan Bayongbong. Penangkapan dilakukan karena pedagang berinisial DH (40) diduga menjual berbagai kebutuhan rumah tangga, salah satunya sabun yang sudah kedaluwarsa.

Kapolres Garut AKBP Adi Benny Cahyono mengatakan penangkapan pedagang tersebut berawal dari laporan masyarakat yang membeli barang dari pelaku DH. Barang dibelinya tersebut sudah kedaluwarsa.

Dari temuan itu, masyarakat langsung melaporkan kepada polisi. Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Sat Reskrim Polres Garut kemudian melakukan penelusuran ke tempat jualan pelaku. “Saat dicek ke lapangan, ternyata betul barang yang dijual oleh DH ini kebanyakan sudah kedaluwarsa,” ujarnya kepada wartawan. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.