Pede dengan Skuad Seadanya

6

BANDUNG – Absennya beberapa pilar inti Persib Bandung saat menghadapi Madura United tidak berpengaruh besar pada performa tim. Hal itu diungkapkan gelandang Kim Jeffrey Kurniawan.

Kim memang menyayangkan absennya pemain tersebut karena sanksi dari Komisi Disiplin PSSI. Namun ia masih percaya dengan kualitas pemain yang lainnya.

“Saya pikir kualitas di Persib rata pemainnya. Beberapa kali ada pemain yang absen pemain lain juga mainnya bagus jadi bukan alasan kita tidak bermain bagus,” ujarnya usai berlatih di stadion Si Jalak Harupat, kemarin.

Persib sendiri saat ini terus mematangkan strategi untuk melakoni laga melawan Madura United. Pertandingan pekan ke-24 Liga 1 itu akan berlangsung pada tanggal 9 Oktober mendatang.

“Latihan seperti biasa saja, antisipasi kelebihan dan kekurangan Madura,” kata pemilik nomor punggung 23 itu.

Pemain berdarah Jerman itu  berharap kemenangan dapat diraih dari tim besutan Gomez de Oliviera itu.

“Kita berharap mudah-mudahan lawan Madura  dapat tiga poin lagi, biar jarak kita sama pesaing semakin jauh,” tuturnya.

Saat berlaga nanti, Persib tidak akan didukung langsung oleh bobotoh. Pasalnya, Persib sedang dalam hukuman oleh Komisi Disiplin PSSI.

Kim yakin jika Maung Bandung akan tetap didukung oleh penggemar setianya itu. Meskipun bukan dalam dukungan langsung ke stadion.

“Jadi saya yakin dukungannya kita tetap rasakan karena kita juga membutuhkan itu meskipun itu lewat sosial media,” kata adik ipar Irfan Bachdim itu.

Kim mengaku enggan terlalu memikirkan apa yang sedang menimpa timnya. Ia lebih memilih fokus berlatih dan memersiapkan diri untuk menghadapi Madura United.

“Kita akan sebagai pemain fokus ke main saja, kita hanya latihan main sudah. Kalau untuk urusan lain, itu bukan urusan pemain,” ujarnya.

“Jadi kita hanya menjalani instruksi dari pelatih, sebaik mungkin dan kita berharap mudah mudahan lawan Madura mendapat tiga poin,” lanjutnya.

Persib Dilema

Dilema sedang menghinggapi pelatih Persib Bandung Mario Gomez. Untuk menjamu Madura United pada pekan ke-24 Liga 1 belum menemukan lapangan.

Sebelumnya, palatih berdarah Argentina itu ingin bermain di Stadion Mandala Jayapura. Sayangnya keinginan itu menurutnya tidak disetujui manajemen.

Padahal, kata dia, stadion milik pemerintah kota Jayapura itu sangatlah tepat bagi Persib. Pasalnya, setelah melawan Madura United, langsung menghadapi Persipura.

Jadi dalam hematnya, Supardi dkk tidak usah bolak-balik lagi untuk melakukan perjalanan.

“Kita ingin pergi ke Papua (stadion Mandala), tapi manajemen berkata tidak bisa,” ucap Gomez usai memimpin latihan di stadion Si Jalak Harupat, kemarin.

Mantan pelatih Johor Darul Takjim itu menuturkan jika manajemen malah memberikan pilihan kepada timnya untuk bermain di stadion Marora, kandang Perseru Serui.

Namun pelatih asal Argentina ini tak menyetujuinya lantaran lapangan Stadion kebanggaan Perseru Serui itu tidak layak digunakan.

“Kami tidak bisa pergi kesana (Serui) karena lapangannya tidak bagus dan ketika kami terakhir bermain disana saya pernah katakan ini tempat indah tapi lapangan tidak bagus, disana kecil dan jelek. Itu tidak baik untuk kami,” jelasnya.

Gomez sendiri sudah mempunya opsi lain bila manajemen tidak mengabulkan keinginanya. Ia lebih memilih stadion Batakan Balikpapan.

“Tapi asisten saya Pak Away (Anwar Sanusi) dapat informasi dari PSSI kalau kami bisa bermain di Stadion Si Jalak Harupat. Tapi manajemen berkata tidak bisa,” tuturnya.

“Mereka bilang tidak bisa dan asisten saya bilang bisa. Saya tidak mengerti orang ini bicara seperti ini dan pihak lain berbicara lain,” katanya.

Menurut Gomez, Jalak memang lebih baik untuk bisa menjamu Madura United karena masih berada di wilayah Bandung. Apalagi lapangan pun cukup memadai setelah dilakukan rehabilitasi menjadi grade A.

“Yang pasti, kalau kami harus pergi dari luar Jawa, saya pilih Papua. Tapi kalau kami boleh bermain di dalam Jawa (selain Bandung), saya pilih tempat yang dekat di Surabaya, kampung asal Hariono (Gelora Delta Sidoarjo). Jika ada orang lain berbicara lain itu urusan mereka,” pungkasnya. (pra)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.