Pegawai Bank Ditemukan Bersimbah Darah, Terkapar di Ruang Tamu

5
Jenazah pegawai bank, Ella Nurhayati dievakuasi

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

BANDUNG – Inafis Polres Cimahi memasang garis polisi untuk melakukan identifikasi mayat Ella Nurhayati (42) yang ditemukan bersimbah darah di rumahnya, Kampung Pangragajian RT 03 RW 09 Desa Kayu Ambon, Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat, Selasa (11/9).

Informasi yang dihimpun, pegawai bank BUMN itu ditemukan bersimbah darah dalam kondisi terlentang di ruang tamu rumah.

Di rumah yang posisinya berada di ujung gang tersebut, janda cantik itu tinggal bersama anaknya yang masih berusia 16 tahun. Anak ini yang awalnya meminta pertolongan warga.

Dugaan sementara Ella merupakan korban pembunuhan lantaran ditemukan sejumlah luka di beberapa bagian tubuh. Polisi menyebut ada 23 tusukan di tubuh Ella.

Salah seorang saksi, Pratama (27) mengaku pertama kali mendengar adanya penemuan mayat sekitar pukul 12.00 WIB.

Penasaran dengan kabar tersebut, Pratama kemudian bergegas melihat tempat kejadian. Rumah itu ternyata milik Ella.

“Waktu saya datang belum banyak warga, mayatnya sudah ditutup kain, tapi banyak darah,” ungkapnya di lokasi kejadian.

Saksi lainnya, Deni Irawan (36) mengaku, saat akan masuk ke dalam rumah, pagar masih digembok. Anaknya yang terus berteriak bahkan yang membantunya membawa kunci gembok.

“Saya bilang bawa kunci ke ibu, anak itu pun bergegas membawa kunci sambil terus berteriak gogog,” katanya.

Setelah pintu pagar dibuka, Deni segera memeriksa bagian belakang rumah karena dikira ada anjing liar masuk ke dalam rumah. Saat melihat pintu belakang, kondisinya masih dalam keadaan terkunci.

“Saya bilang mana gak ada anjing, terus anak itu bilang mama gogog, mama gogog,” tuturnya, seperti dilansir RMOL Jabar (Grup Jawa Pos/pojoksatu.id).

Ia pun kemudian memutar arah menuju pintu depan. Deni kaget bukan kepalang melihat korban terkapar bersimbah darah di ruang tamu. “Pas dibuka saya kaget banyak darah dan korban sudah terkapar,” ucapnya.

Polisi masih mendalami penyebab kematian korban. Polisi belum bisa menyimpulkan korban dibunuh, meski ditemukan 23 luka tusukan di sekujur tubuhnya.

“Kami belum bisa menyimpulkan korban pembunuhan. Kami masih kumpulkan bukti dan keterangan saksi,” ungkap Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Niko N Adiputra usai melakukan olah TKP di Lembang, Selasa (11/9) sore.

Dari hasil identifikasi, terang dia, ditemukan luka terbuka di sekujur tubuh korban. Luka itu diakibatkan tusukan benda tajam. “Ditemukan satu bilah pisau di sekitar tubuh korban, masih di dalam rumah,” katanya. (one/pojoksatu)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.