Pegawai Pemkot Belum Pernah Dites Urine

169
0
Istimewa TES URINE. Kasat Narkoba Polres Banjar AKP Usep Supiyan melakukan tes urine terhadap anggota polisi beberapa waktu lalu.

Layangkan Surat Resmi, Tak Ada Kabar Lanjutan
BANJAR – Pemerintah pusat menyerukan perang terhadap peredaran narkoba di Indonesia. Satuan Narkoba Polres Banjar pun siap merealisasikannya di Kota Banjar. Seperti yang diungkapkan Kasat Narkoba Polres Banjar AKP Usep Supiyan.
Dia mengatakan untuk meminimalisir peredaran narkoba di Kota Banjar, pihaknya sudah melakukan berbagai hal. Salah satunya sering melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan pelajar. Bahkan rutin melakukan tes urine di lingkungan polres. “Tes urine sangat penting. Untuk mengetahui apakah penggunaan narkoba atau bukan,” ujarnya Rabu (20/12). Tes urine, kata dia, dalam setahun ini sudah dilakukan sebanyak dua kali di lingkungan Polres Banjar.
Dikatakannya, untuk memerangi peredaran narkoba tak bisa sendiri. Butuh kerja sama dengan semua pihak, termasuk Pemerintah Kota (Pemkot) dan DPRD Kota Banjar. Namun, tambah dia, di lapangan hingga kini pegawai di lingkungan pemkot dan anggota DPRD belum pernah dites urine. “Kenapa pegawai di Banjar tidak mau tes urine? Kita saja dalam setahun sudah dua kali melakukan tes urine. Hampir 15 tahun Kota Banjar belum pernah dilakukan tes urine,” ungkapnya.
Padahal pihaknya mengaku sudah mengajukan surat resmi pada Juni lalu langsung ke wali kota untuk dilaksanakan tes urine. Dua bulan setelah melayangkan surat, pihaknya pun tak kunjung menerima informasi lanjutan. “Sebelumnya sudah juga mengajukan tapi belum ada realisasinya sampai sekarang,” ungkapnya.
Berdasarkan penelusurannya, pada Agustus wali kota telah mendisposisikan ke Asda 1. Selanjutnya Asda 1 mendisposisikan ke Dinas Kesehatan Kota Banjar. “Bulan Oktober anggota mengecek ke Dinkes ternyata tidak ada tanggapan. Hingga akhir bulan Desember ini masih belum ada kelanjutan pelaksanaan tes urine bagi pegawai pemkot dan anggota dewan Banjar,” jelasnya.
Ketika hendak dikonfirmasi mengenai hal itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjar Oman Rokhman tak ada di tempat. Ketika dihubungi, nomor telponnya tidak aktif. (nto)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.