Pegawai Positif Corona Bertambah, Pelayanan RSUD Kota Tasik Masih Terbatas

1300
0
BATASI PELAYANAN. RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya masih membatasi pelayanan kepada masyarakat akibat adanya pegawai yang terpapar Covid-19, Minggu (18/10). Rangga Jatnika / Radar Tasikmalaya
Loading...

TASIK – Beberapa fasilitas pelayanan kesehatan RSUD dr Soekardjo yang sempat tutup akan mulai dibuka lagi hari ini (19/10). Meskipun sebagian pegawai masih melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Kabid Pelayanan RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya, H Dudang Erawan Suseno menyebutkan pihaknya sudah mempersiapkan untuk pembukaan pelayanan. Masyarakat bisa kembali melakukan rawat jalan di klinik-klinik RSUD dr Soekardjo.

Baca juga : Keluarga Penerobos Pintu Mapolres Kota Tasik Minta Maaf, Begini Katanya..

“Sudah siap, besok dibuka lagi,” terangnya kepada Radar, Minggu (18/10).

Pihaknya sudah rutin melakukan sterilisasi ruangan-ruangan, sehingga warga tidak perlu khawatir tertular. Petugas pelayanan pun diminta benar-benar menerapkan protokol kesehatan. “Untuk mencegah ada penularan lagi,” tuturnya.

Loading...

H Dudang pun meminta kepada setiap pengunjung rumah sakit untuk menerapkan protokol kesehatan. Karena penggunaan masker, jaga jarak dan mencuci tangan bukan hanya menjaga diri dari wabah virus.

“Tapi juga menjaga orang lain, jadi kita harus saling menjaga,” ujarnya.

Wadir Umum RSUD dr Soekardjo, H Deni Diyana menambahkan sebagian pegawai masih menjalani isolasi mandiri. Sehingga pelayanan menurutnya masih bersifat terbatas. “Jadi belum bisa maksimal seperti biasa, karena beberapa pegawai masih belum masuk,” tuturnya.

Beberapa waktu lalu para pegawai RSUD dr Soekardjo menjalani pemeriksaan swab. Hasilnya, satu orang kembali positif Covid-19 dan harus menjalani isolasi.

Hal itu diakui oleh H Deni, disebutkannya pegawai tersebut bukan di bagian pelayanan langsung. Sehingga tidak begitu berpengaruh ketika klinik-klinik dibuka kembali. “Ada di bagian SDM (Sumber Daya Manusia) ruangan atas,” terangnya.

Efek dari munculnya beberapa pasien baru di bagian SDM dan nakes itu membuat sebagian pegawai harus dirumahkan. Karena pihaknya tidak mau ambil risiko adanya penularan kembali. “Sebagian pegawai SDM sudah WFH (Work From Home),” terangnya.

Pihaknya belum bisa memastikan pegawai yang positif itu tertular dari pegawai lain atau dari luar. Hal ini sudah ditangani oleh Satuan Gugus Tugas yang khusus melakukan tracing.

Baca juga : Bentuk Korcam Pemenangan, WANI Pilihan Kaum Milinial Kabupaten Tasik

“Kurang tahu, tapi mudah-mudahan tidak nambah lagi,” tuturnya.
Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 Kota Tasikmalaya, jumlah kasus positif sampai Minggu 18 Oktober 2020 tercatat ada 339 pasien dan 84 di antaranya berstatus masih aktif.

Angka tersebut efek dari penambahan tiga kasus baru. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.