Pegawainya Positif Covid-19, 3 Kantor Dinas di Kota Banjar Ditutup

155
0
Loading...

BANJAR – Tiga kantor dinas di Purwaharja terpaksa ditutup lantaran beberapa pegawainya positif Covid-19 hasil swab test. Tiga kantor dinas tersebut yakni Dinas KUKMP dan Industri, Dinas Pelayanan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Banjar.

“Mulai ditutup atau work from home (WFH) hari ini (kemarin, Red). Sesuai protokol kesehatan itu harusnya 14 hari, tapi nanti tergantung kebijakan wali kota akan berapa hari ke depan ditutupnya,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar Agus Nugraha, Senin (14/12).

Ia menjelaskan di Dinas KUKMP ada 5 orang yang terkonfirmasi positif. Sementara di Dinas Perizinan (DPMPTSP) sekitar 3 orang. Kemudian di Dinas Pertanian (DKP3) 10 orang.

“Untuk hasil di Dinas Pertanian sendiri baru turun hari ini (kemarin, Red) hasil swab yang dilaksanakan minggu lalu kepada sekitar 30 orang, hasilnya 10 orang positif,” kata Agus.

Di Dinas Pertanian, kalster positif Covid-19 diduga dari Kepala Dinas Pertanian Aswin yang sebelumnya sudah terinfeksi Covid-19. “Awalnya kepala dinas ya terlebih dahulu, kemudian semua yang kontak erat dengan yang bersangkutan dilakukan swab test. Hasilnya 10 orang positif dan harus menjalani isolasi selama 14 hari ke depan,” katanya.

Loading...

Agus menjelaskan rata-rata klaster perkantoran tidak memperlihatkan gejala seperti demam dan sakit yang sampai dirawat. “Tidak ada gejala yang timbul, hanya saja ketika hasil swab turun, mereka positif Covid-19,” katanya.

Agus menekankan kepada seluruh ASN di Kota Banjar menjaga kesehatan serta menerapkan protokol kesehatan 3M dengan ketat. Adanya klaster perkantoran ini sebagai bukti bahwa siapa pun bisa terinfeksi virus Covid-19.

“Terapkan 3M yakni menggunakn masker, mencuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak atau hindari kerumunan,” katanya.

Baca juga : Pasien Positif Covid-19 di Kota Banjar Bertambah 5 Orang

Sementara dari data Gugus Tugas Covid-19, jumlah orang uang masih terpapar Covid-19 dan menjalani isolasi khusus maupun isolasi mandiri berjumlah 83 orang. Sementara 10 orang dari Dinas Pertanian belum masuk di data yang direkap hingga kemarin Senin.

“Kalau dimasukan ke data jadiny 93 orang yang positif Covid-19. Laporan 10 pegawai Dinas Pertanian itu muncul setelah rekap harian selesai jadi akan dimasukan di data besok (hari ini, Red),” ucap Agus Nugraha.

Terpisah, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Banjar Sunarto membenarkan adanya pegawai yang terkonfirmasi positif. Dirinya pun langsung menjalani swab test bersama semua pegawainya.

“Hari ini (kemarin, Red) ada kurang lebih 40 pegawai yang di-swab test, karena ada satu pegawai kami yang terkonfirmasi positif Covid-19 Jumat (11/12),” kata dia kepada wartawan.

Dia mengatakan pasien positif itu sebelumnya sudah tidak masuk kantor hampir seminggu saat mengetahui suaminya positif Covid-19. Meski begitu, guna memastikan semua pegawai tidak terpapar virus corona, maka dilakukan swab test.

Dampak hal tersebut, rencananya kantor akan tutup selama tiga hari atau WFH. “Untuk pelayanan, bisa dilakukan secara online apalagi terkait perizinan sudah bisa dilakukan secara online. Sehingga tidak ada kendala,” jelasnya.

Dia berharap swab test yang dilakukan hasilnya negatif, sehingga bisa bekerja seperti biasa semula. “Harus tetap terapkan protokol kesehatan, agar terhindar terhindar dari penularan virus corona,” ujarnya. (cep/nto)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.