Pegiat Budaya Ajak Perangi Hoax Jelang Pemilu

18
DEKLARASI. Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna bersama pegiat budaya melakukan deklarasi anti hoax, fitnah, radikalisme dan terorisme Kamis (21/3). Yana Taryana / Rakyat Garut

TAROGONG KIDUL – Sejumlah pegiat budaya yang tergabung dalam Pergerakan Budaya Nusantara (PBN) bersama kaum milenial mengadakan deklarasi Pemilu Damai dan Anti Hoax. Kegiatan itu digelar di Pondok Pesantren Musaddadiyah Kecamatan Tarogong Kidul Kamis (21/3).

Pembina Penggerak Budaya Nusantara KH Ahmad Sugeng Utomo menuturkan kegiatan tersebut untuk mengajak seluruh unsur masyarakat menyukseskan Pemilu pada 17 April. “Suksenya Pemilu ini dengan tidak adanya informasi hoax yang menyesatkan masyarakat,” tegasnya usai kegiatan Kamis (21/3).

Dia menerangkan penyebaran berita bohong menjelang pelaksanaan Pemilu sangat marak. Jika kondisi ini dibiarkan, bisa mengancam keutuhan NKRI. Sebab berpotensi menimbulkan konflik.

Maka dari itu pihaknya bekerja sama dengan Kementerian Informasi dan Informatika mengantisipasi meluasnya berita hoax, terutama menjelang pelaksanaan Pemilu. “Kami tidak ingin pelaksanaan Pemilu ini jadi ajang keributan,” ungkap dia.

Penyebaran berita hoax, kata dia, harus segera dihentikan. Karena itu saat ini banyak komponen masyarakat yang peduli terhadap penanganan berita hoax.

Dia menerangkan internet dan sosial media menjadi jembatan oknum dan orang tidak bertanggung jawab penyebar hoax. :Internet dan sosial media pada dasarnya menawarkan berbagai manfaat jika digunakan secara benar dan bijaksana,” katanya.

Dia berharap melalui kegiatan bertajuk Harmoni Indonesia bisa menghasilkan output guna menciptakan ketertiban umum. “Pemilu harus berlangsung damai. Kami mengajak masyarakat untuk memerangi hoax dan fitnah serta ujaran kebencian,” harapnya.

Sementara itu, pada kegiatan terebut pihaknya menggandeng kepolisian. Untuk memberi pemahaman terkait hoax. “Kami ingin memastikan dan memberi keyakinan kepada masyarakat bahwa Indonesia akan jauh lebih hebat bila bersatu dan saling menghormati,” ucapnya. (yna)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.