Pejabat Baru Mulai Mengerucut

309
0
Sumber Badan Kepegawaian, Pelatihan dan Pendidikan Daerah (BKPPD)Kota Tasikmalaya

Senior IPDN Tak Lolos Calon Sekda
BUNGURSARI – Teka-teki siapa pejabat yang akan mengisi pucuk pimpinan baru di empat dinas mulai mengerucut setelah sebelumnya ada 24 peserta, kini yang tersisa tinggal 12 peserta lagi.
Hal ini setelah Panitia Seleksi (Pansel) Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama hari ini (2/11) mengumumkan hasil seleksi dengan nomor : 24/PANSEL JPT/2017 yang menyatakan tiga nama terbaik di masing-masing dinas yakni pada Ika Dahlika, Dudi Mulyadi, Rini Dwidarini (Dinas Lingkungan Hidup). Asep Maman Permana, Tuteng Budiman, Ade Hendar (Dinas Kominfo). Nunung Kartini, Apep Yosa, Karmana Sulaeman (Dinas Tenaga Kerja) serta Budy Rachman, Hanafi dan Maman R Setiadi (Satpol PP dan Damkar)
Selain itu, tiga nama pun telah diputuskan lolos untuk posisi Sekretaris Daerah (Sekda), setelah sebelumnya terdapat lima kandidat yang bertarung memperebutkan posisi tersebut. Diantaranya Asep Gofarulloh, Nana Sujana, Ivan Dicksan, Kuswa Wardana dan Gungun Pahlaguna.
Namun diluar dugaan, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) yang juga senior Institut Pendidikan Dalam Negeri (IPDN) Gungun Pahlaguna yang santer digadang-gadang sebagai kandidat kuat calon sekda harus kandas di tengah jalan bersama Kepala Badan Kepegawaian, Pelatihan dan Pendidikan Daerah (BKPPD) Kuswa Wardana.
Nantinya, nama-nama yang lolos tersebut bakal dipilih dan ditentukan oleh Wali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman. ““Alhamdulillah tahapan demi tahapan sudah dilalui. Setelah diumumkan tiga terbaik, kami (panitia seleksi) sekaligus akan membuat surat bagi wali kota agar memilih salah satu dari tiga tebaik untuk bertugas di masing-masing dinas,” ujar Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Ivan Dicksan saat dihubungi Radar, kemarin (2/11).
Setelah dipilih tiap kadis baru, kata dia, wali kota kemudian menyurati Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk melaporkan serta meminta izin penetapan kadis terpilih. Karena jadwal pelantikan pejabat baru harus menunggu restu pemerintah pusat. “Sebab masih terikat undang-undang pilkada. Dimana kepala daerah tidak diperkenankan melantik pejabat 6 bulan sebelum pencalonan dan pasca pelantikan,” terangnya yang juga Pelaksana Tugas Sekda Kota Tasikmalaya.
Dia pun berharap Kemendagri bisa segera memberi restu, mengingat kondisi saat ini menjelang akhir tahun. Banyak kegiatan yang harus ditetapkan oleh kebijakan kepala dinas definitif untuk tahun 2018. “Kekosongan ini sudah cukup lama. Idealnya akhir tahun 2017 sudah ada kadis definitif sehingga saat kegiatan di tahun ini berakhir, mereka menentukan kegiatan dan penganggaran tahun depan,” ungkapnya.
Untuk itu, Ivan berharap pada Senin (6/11) wali kota segera menentukan pilihan. Sehingga secepatnya bisa mengetahui kepastian dari Kemendagri. “Semoga Pak Wali Senin atau Selasa sudah bisa menyurati Kemendagri. Kita ingin secepatnya mengisi kekosongan di setiap dinas agar tidak menghambat pembangunan,” pungkas dia.(igi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.